PB|Bojonegoro – Mendengar kabar mengetahui seorang nenek yang hidup sebatangkara dirumah yang dibangun diatas tanah kas desa berukuran 3×4 meter di Desa Wotanngare Kecamatan Kalitidu, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si bersama Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Arh. Redinal Dewanto, S.Sos serta Pejabat Utama Polres Bojonegoro sambangi rumah Mbah Tamirah (79) pada hari Senin (08/01/2018) sore kemarin sekira pukul 17.00 WIB. Kedatangan Kapolres bersama Dandim dirumah Mbah Taminah yang terletak di depan Balai Desa Wotanngare tersebut, disambut langsung oleh Mbah Taminah dengan wajah yang kaget serta tanpa bisa berkata apa-apa juga disaksikan oleh tetangga yang antusian menyaksisakan kehadiran kedua pimpinan di Kabupaten Bojonegoro tersebut memberikan santunan kepada Mbah Taminah.

“Sehat Mbah, betah teng griyo piyambaan? (Baca:sehat Mbak, betah dirumah sendiri?)”, ucap Kapolres kepada Mbah Taminah tanpa dijawab Mbah Taminah karena masih merasa kaget atas kehadiran Kapolres dan Dandim.

Setelah berbincang-bincang dengan Mbah Taminah sejenak, kemudian Kapolres melanjutkan perbincangannya dengan keponakan Mbah Taminah yang telah diangkat sebagai anaknya mengenai kehidupan Mbah Taminah yang sebatangkara dan tidak mau meninggalkan rumah “reot”nya kerumah anak angkatnya agar mendapatan kehidupan yang lebih layak lagi.

Mbah Taminah duhulu jualan kopi, dirumahnya sekarang yang ditempati, namun sekarang sudah tidak mampu lagi menjual kopi. Namun sudah mendapat solusi dari Kades, masih bisa dibangunkan rumah layak huni namun status hak tanahnya masih tetap milik desa atau TKD.

Mendengar cerita dari anak angkatnya mengenai kehidupan Mbah Taminah, Kapolres berencana akan membedah rumah Mbah Taminah agar lebih layak huni lagi.  Mengakhiri kunjungannya, Kapolres bersama Dandim memberikan tali asih kepada Mbah Taminah.(Yoedhi|red)

Bagikan