PB|Malang – setelah sukses meluncurkan puluhan titik rombong STMJ diberbagai daerah dijawa timur, Koperasi MNT (Multidaya Nusantara Tiga) kembali melakukan gebrakan dengan merangkul pengusaha bakso asal malang H. Sutrisno dan Industri Gula pasir Malang Selatan Prof. Gianto serta Bank Mandiri A. Yani Malang (27/02/18).

Menurut Robi Irawan Wiratmoko selaku ketua Koperasi MNT, setelah kita sukses dengan program warkop STMJ (Susu Telor Madu Jahe), Koperasi MNT akan kembali mengangkat program ekonomi kerakyatan dengan menggandeng pengusaha bakso dan industri gula untuk kesejahteraan masyarakat. “Kita akan kemas gula pasir dengan harga ekonomis sebagai bentuk sosial Koperasi MNT untuk masyarakat, ” tambah Gus Robi panggilan kerennya.

“Dalam pertemuan dengan pengusaha Bakso Echo Malang dan Industri Gula Pasir serta Bank Mandiri A. Yani Malang, Gus Robi yang di dampingi Ketua LIN Jawa Timur Achmad Wafa Isvianto, Wakil Ketua Koperasi MNT Sarwono , GM Pengadaan Barang MNT Andri Setiawan serta Benny patal Kedang, S.Ip pengawas KOBAMAN (Koperasi Bakso Madani) mengatakan kita akan buka juga rombong bakso diseluruh Jawa Timur. Kita ingin membantu pemerintah mengurangi pengangguran. ” terangnya.

Menurut H. Sutrisno, program yang diluncurkan koperasi MNT sangat bagus dan saya akan mendukung dengan menyuplai kebutuhan bakso buat koperasi MNT. Fidania selaku kepala cabang Bank Mandiri A. Yani malang sangat mendukung dengan program yang diluncurkan Koperasi MNT dg konsep ekonomi kerakyatan.

“Kami juga siap bekerjasama memberikan pinjaman lunak buat koperasi MNT, ” tambahnya. “Kita akan membantu menyuplai gula dengan kwalitas bagus dengan harga rakyat karena program Koperasi MNT untuk rakyat. ” terang Prof. Gianto.

Ketua DPD LIN Jawa Timur Achmad Wafa Isvianto mengatakan apa yang di konsep Koperasi MNT sangat luar biasa. Koperasi MNT berani memberikan bantuan gerobak beserta isinya agar masyarakat yang tidak mampu tapi punya keinginan buat jualan bisa berjualan tanpa modal.

Wafa berharap, Koperasi MNT bisa memberi contoh yang baik dan bisa ditiru oleh koperasi lain yang tidak hanya memberikan pinjaman uang kepada masyarakat tapi memberikan peluang wirausaha tanpa modal.  Dan ini juga sentilan buat Pemerintah yang hanya bisa mengarahkan tapi tidak bisa memberikan solusi nyata buat rakyat kecil. “Tutup wafa.(Achmad|red|PB)