PB|Surabaya – Inspektur Koarmada (Irarmada) Kolonel Laut (T) Amrein mewakili Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksamana Muda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M. menghadiri Peringatan Nuzulul Quran Tahun 1439 H/ 2018 M, bertempat di Masjid Al Mahdi Mako Koarmada II, Ujung Surabaya, Selasa (05/06/2018).
Untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, Prajurit Koarmada II Peringati Nuzulul Qur’an mengusung tema,  “Dengan Hikmah Puasa Ramadhan, Nuzulul Qur’an dan Idul Fitri 1439 H/ 2018 M Kita Tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan Kepada Allah SWT Sebagai Landasan Moral Dalam Melaksanaka Tugas Pokok TNI”.  Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya, Dr. KH. Syaiful Jazil sebagai penceramah, sedangkan Tilawatil  Qur’an di bacakan oleh Koptu TTG Muhammad Zainul Abidin, S.Pd.I.
Selanjutnya, Pangkoarmada II dalam amanat yang dibacakan oleh Irarmada II menyampaikan, “Peringatan Nuzulul Qur’an merupakan sarana yang efektif untuk memahami secara lebih mendalam makna yang terkandung di dalam kitab suci  Al Qur’an, peristiwa peringatan Nuzulul Qur’an (turunnya Al Qur’an) terjadi di bulan Ramadhan, tepatnya tanggal 17 Ramadhan, sehingga bulan Ramadhan juga dikenal sebagai bulannya Al Qur’an atau Syahrul Qur’an”.
Lanjutnya, Peristiwa Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa monumental di mana Allah SWT telah menurunkan Al Qur’an di bulan Ramadhan dengan dua tahap, tahap pertama Al Qur’an diturunkan dari Lauhil Mahfud ke Baitul Izza atau langit dunia secara global yaitu pada malam Lailatul Qodar, kemudian dari Baitul Izza atau langit dunia berangsur-angsur diturunkan melalui Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW untuk disampaikan kepada umatnya, dengan surat Al Alaq sebanyak lima ayat, adapun ayat pertama yang diturunkan berbunyi “ IQRO” yang artinya bacalah.
Menutup sambutannya, Pangkoarmada II mengatakan bahwa Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia, bukanlah sekedar teks yang hanya untuk dibaca melainkan semestinya untuk di amalkan, di samping itu  Al Qur’an menjadi keyakinan seluruh umat islam bahwa AL Qur’an diturunkan sebagai pedoman hidup, cahaya yang berisi kebenaran nyata, kebenaran yang tidak ada keraguan didalamnya, kebenaran yang dapat menyinari dunia serta yang dapat mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya terang dan abadi dalam petunjuk yang maha kuasa yaitu Allah SWT.
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pangkoarmada II beserta istri, Sahli Pangkoarmada II, Kasatker beserta istri, Komandan unsur di pangkalan Surabaya beserta istri, Prajurit Mako Koarmada II dan Jalasenastri Armada II yang beragama Islam. (Dispenarmada II|red)