TARAKAN – Jum’at (12/04/2019) Pemilu serentak (Pileg dan Pilpres) 2019 harus terjamin pelaksanaannya secara jujur dan adil agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat pasca pelaksanaan. Guna menjamin pelaksanaan Pemilu 2019 berjalan secara jujur dan adil diantaranya harus terbebas dari politik uang, sehingga diperlukan sinerginitas dan koordinasi antara pemerintah daerah, TNI/Polri dan komponen masyarakat untuk mengawal Pimilu serentak 2019 agar dapat berjalan sesuai dengan aturan yang telah disepakati.

Pagi tadi, Jumat (12/4/2019) pada pukul 08.30 s.d 09.15 Wita bertempat di Taman Berkampung, Jl. Sei Sayap, Kel. Kampung Empat, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, Komandan Lantamal XIII Laksamana Pertama TNI Judijanto, M.Si., M.A. menghadiri acara Apel Patroli Pengawasan Anti Politik Uang pada tahapan masa tenang Pemilihan Umum tahun 2019 dengan tema “Bersama Rakyat Awasi Pemilu Bersama Bawaslu Tegakan Keadilan Pemilu” yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara.

Bertindak selaku pembina apel adalah Gubernur Provinsi Kalimantan Utara H. Irianto Lambrie, Ketua Bawaslu Provinsi Kaltara dan Dansatbrimobda Provinsi Kaltara yang mewakili Kapolda Kaltara. Dalam Sambutannya, Gubernur Kaltara menyampaikan bahwa kita harus bisa mengantisipasi adanya hambatan dan gangguan dalam pelaksanaan Pemilu nantinya. Dalam prinsip penegakkan undang-undang harus sesuai dengan prosedur yang telah diatur dan kita harus sepakat menjaga dengan mencegah adanya politik uang yang melanggar pelaksanaan Pemilu ini, masa tenang adalah waktu yang rawan, tapi saya yakin Bawaslu dan KPU mampu menyelenggarakan Pemilu berjalan dengan lancar di backup aparat keamanan terkait.

Pada acara apel tersebut dihadiri sekitar 700 orang personel Bawaslu se-Provinsi Kalimantan Utara. Turut hadir Kabinda Provinsi Kaltara Brigjen TNI Rudi S., Ketua DPRD Kota Tarakan, Dandim 0907/Trk dan Wakapolres Tarakan.(dispenlantamal XIII|red)

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia