Kariango – Sebagai ungkapan rasa syukur, Danbrigif Para Raider 3 Kostrad, Letnan Kolonel Inf Susilo, S.Sos didampingi Ketua Persit KCK Cabang XXXI Ny. Yulia Susilo membuka acara syukuran Hari Ulang Tahun ke-1 Divisi Infanteri 3 Kostrad, yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di masjid Jammi Al Fallah, Kariango, Kamis (9/5).

Kegiatan peringatan HUT ke-1 Divif 3 Kostrad mengambil tema “Kita Mantapkan Militansi dan Profesionalisme Prajurit Divif 3 Kostrad untuk keberhasilan Tugas Pokok,” kegiatan diawali dengan sambutan singkat Danbrigif Para Raider 3 Kostrad kemudian ceramah agama oleh Ustaz Madani, M.Pd di rangkaikan dengan doa dan pembatalan puasa kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Danbrigif PR 3 Kostrad diserahkan kepada Serka Firman, ditutup dengan pemberian donasi kepada anak yatim Piatu.

Acara peringatan HUT ke-1 Divisi Infanteri 3 Kostrad digelar secara serentak di semua satuan jajaran Divif 3 Kostrad.

Dalam sambutannya, Danbrigif PR 3 Kostrad mengajak seluruh prajurit dan Persit dalam rangka HUT ke-1 Divif 3 Kostrad untuk senantiasa memperbaiki kualitas dan kuantitas keimanan dan ketakwaan kita sehingga kedepannya Brigif Para Raider 3 Kostrad akan lebih baik lagi, acara ini dikemas secara sederhana, namun penuh hikmat dan merupakan petunjuk dari Pangdivif 3 Kostrad, Mayjen TNI Achmad Marzuki yang penting esensinya adalah kita bersyukur atas bertambahnya usia ini, sehingga Divif 3 Kostrad bisa berdiri, tegar bersama komponen masyarakat untuk terus menjaga NKRI agar bisa aman, tenang dan damai.

Sementara itu, Ustaz Suhardi Natsir S.Pdi dalam ceramahnya menyampaikan, sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa kita harus tetap bersyukur dalam situasi apapun.

“Allah menitipkan rezeki orang lain melalui kita, rezeki yang di sedekahkan kepada orang lain akan membuat umur bertambah dan ke lapangan dalam hidup adalah karena doa-doa orang yang pernah kita tolong, ujar Ustaz Suhardi Natsir S.Pdi.

Ustaz juga menjelaskan, ada tiga keutamaan bersyukur kepada Allah diantaranya, mendapatkan tambahan nikmat dari Allah, selamat dari siksaan Allah dan mendapatkan pahala yang besar.

Untuk itu, kewajiban kita sekarang hanya satu, yaitu bersyukur atas segalanya. Dengan bersyukur, hidup kita akan semakin bahagia dan beruntung. Sebaliknya, dengan mengkufuri nikmat, hidup kita akan semakin sengsara dan penuh dengan kesulitan,” kata Ustaz Suhardi Natsir, S.Pdi.(penkostrad|red)

Bagikan