Makassar – Calon Prajurit TNI AL Penerimaan pendaftaran tahun 2019 Panitia Daerah (Panda) Makassar melaksanakan Test Kesehatan I bertempat di Dinas Kesehatan (Diskes) Lantamal VI, Selasa (07/05/2019).

Calon Prajurit TNI AL tersebut terdiri dari calon Taruna berjumlah 93 orang, calon Taruni 21 orang, calon Bintara (caba) pria 462 orang dan Caba Wanita (Cabawan) 110 orang dinyatakan telah lulus administrasi dan berhak melajutkan ke tes kesehatan I yang dilaksanakan pada tanggal 07 Mei s.d. 13 Mei 2019.

Adapun jumlah calon Taruna dan Taruni serta Cabawan yang ikut melaksanakan test kesehatan I pada hari ini yaitu calon Taruna berjumlah 39 orang, cakad Taruni berjumlah 17 orang dan Cabawan berjumlah 84 orang. Untuk sisanya yaitu Caba Pria akan melaksanakan Tes Kesehatan I pada tanggal dan hari selanjutnya.

Kadiskes Lantamal VI Mayor Laut (K) drg. Heri Herliana, Sp. B.M., M.H.Kes, M.Tr (Opsla) mengatakan bahwa para calon Prajurit TNI AL harus menjalani materi test kesehatan meliputi tinggi badan, tekanan darah, test warna, visus mata, kesehatan gigi dan Kesehatan umum lainnya. “Test kesehatan adalah merupakan salah satu persyaratan kelulusan yang wajib dipenuhi bagi para calon” ujarnya.

Aspers Danlantamal VI Kolonel Laut (S) Mulyawan, S.E., menegaskan tes kesehatan yang dilaksanakan tersebut berlaku sistem gugur, apabila peserta tidak lolos satu materi tes sesuai alur seleksi, maka calon Prajurit tidak bisa melanjutkan tes berikutnya, alias gugur. “Jadi diharapkan mempersiapkan dengan betul, jaga kondisi kesehatan dan mental untuk jalani rangkaian tes yang padat ini,” Tegasnya.

Setelah calon dinyatakan lulus kesehatan, maka akan dilanjutkan ke tahapan test selanjutnya yaitu pemeriksaan kesehatan jiwa, uji jasmani, mental idiologi, psikologi, hingga sidang parade dan penentuan akhir (Pantukhir) daerah, sambung Aspers Danlantamal VI.

Selain itu Aspers Danlantamal VI juga menegaskan komitmen Komandan Lantamal VI (Danlantamal VI) Laksamana Pertama TNI Dwi Sulaksono, S.H., M. Tr (Han) dan Pimpinan TNI AL untuk menjalankan proses rekrutmen prajurit secara profesional, objektif dan transparan dengan memegang teguh aturan seleksi yang ketat untuk mendapatkan calon taruna/taruni, bintara pria/wanita terbaik yang akan mengawal laut Nusantara yang kita cintai ini.(dispenlantamal VI|red)

Bagikan