260816 Yonmarhanlan screening HIV-3PB | Surabaya – Kurang lebih sekitar 161 orang prajurit Marinir yang bertugas di Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan), Pangkalan Utama TNI AL V (Lantamal V), mengikuti kegiatan screening HIV dalam upaya mencegah dini penularan virus HIV dikalangan prajurit TNI AL, proses screening yang dilakukan tim kesehatan dari Dinas Kesehatan (Diskes) Lantamal V itu digelar di Aula Prajurit Yonmarhanlan V, Jl. Hang Tuah, Ujung , Surabaya, Jumat (26/8).

Dalam pelaksanaan proses screening tersebut, setiap prajurit diambil darahnya untuk dijadikan sampel pemeriksaan.Melalui sampel yang akan diperiksa oleh tim kesehatan di Laboratorium Diskes Lantamal V, nantinya jika prajurit yang terindikasi terjangkit virus HIV akan segera mendapat penanganan lebih lanjut agar tidak menular ke anggota keluarga maupun teman-temannya.

Menurut Kadiskes Lantamal V Letkol Laut (K) dr. Puji Widodo, selain menjalani screening, para prajurit petarung tersebut juga
mendapatkan penyuluhan tentang virus HIV dari tim kesehatan Diskes Lantamal V. Mereka diberikan pengetahuan seputar penularan HIV , ciri-ciri pengidap virus HIV, dan cara pencegahannya.260816 Yonmarhanlan screening HIV-2“Untuk pelaksanaan screening HIV ini, akan dilakukan Diskes Lantamal V secara bertahap terhadap seluruh prajurit Lantamal V,” terang Puji –sapaan akrab Kadiskes Lantamal V ini.

Virus HIV atau Human Immunodeficiency Virus lanjutnya, diketahui sebagai virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit. HIV belum bisa disembuhkan, tapi ada pengobatan yang bisa digunakan untuk memperlambat perkembangan penyakit. Pengobatan ini juga akan membuat penderitanya hidup lebih lama, sehingga bisa menjalani hidup dengan normal.

Sementara itu Danyonmarhanlan V Mayor Marinir Dwi Aryanto, menyambut positif pelaksanaan screening HIV terhadap para prajurit Yonmarhanlan V. Menurut Dwi-sapaan akrabnya, sebagai manusia biasa prajurit Marinir juga bisa terkena resiko tertular HIV.
Hal ini bisa disebabkan perilaku prajurit, maupun tanpa sengaja melalui penggunaan jarum suntik yang telah terinfeksi virus
.
“Dengan adanya screening HIV ini, penularan virus HIV setidaknya dapat dicegah secara dini. Sehingga para prajurit Yonmarhanlan dapat melaksanakan tugas dengan tubuh yang sehat. Untuk lebih aman, kami juga membekali mereka dengan pengetahuan tentang HIV-AIDS. Agar dalam setiap penugasan, mereka tahu apa yang harus dilakukan untuk menghindari tertular virus HIV “, tandas pamen dengan satu melati dipundak ini.

Sementara untuk para prajurit yang tidak sempat mengikuti screening oleh karena sedang melaksanakan tugas di tempat lain, pihak Diskes Lantamal V tetap memberi kesempatan dengan melakukan proses screening di Diskes Lantamal V.(dispenal5/red)

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia