oleh

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Divif 2 Kostrad Gelar Sosialisasi P4GN dan Test Urin Bagi Prajurit

PB|Malang – Dalam rangka mencegah segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran Narkoba di lingkungan prajurit, Divisi Infanteri 2 Kostrad menggandeng BNN Kabupaten Malang, menyelenggarakan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bagi prajurit, yang dilaksanakan di Gedung Sandoyo Markas Divisi Infanteri 2 Kostrad, (21/12) lalu.

Kegiatan sosialisasi P4GN ini sekaligus untuk melaksanakan kegiatan tes urin bagi prajurit yang ditunjuk secara acak. Sebanyak 150 orang prajurit dari 4 satuan Divisi Infanteri 2 Kostrad yang meliputi satuan Denma, Denpal, Ajen dan Denhub 2 Kostrad itu diikutkan dalam kegiatan tersebut.Dalam sosialisasi tersebut, bertindak sebagai pembicara Kepala BNN Kabupaten Malang, AKBP I Made Arjana. Melalui narasumber itu, para prajurit peserta sosialisasi P4GN mendapatkan ilmu dan wawasan seputar peredaran gelap narkotika.

Dalam sosialisasinya, Made menghimbau agar para prajurit dapat berperan aktif dalam mengkampanyekan gerakan anti narkoba. Baik dilingkungan asrama, keluarga hingga masyarakat. Hal ini dilakukan agar tidak hanya untuk membentengi diri sendiri, melainkan juga turut serta menjaga keluarga dan masyarakat dari pengaruh buruk narkotika.Sementara itu Asisten Intelijen Divif 2 Kostrad, Letkol Inf Haryantana S.H yang hadir memimpin jalannya kegiatan menerangkan, “kegiatan sosialisasi P4GN yang dilaksanakan jajarannya, sebagai aksi nyata dari Divisi Infanteri 2 Kostrad untuk membentengi lingkungan milter dari pengaruh narkotika. Mengingat, peredaran narkotika sudah merambah disegala lini dan lapisan masyarakat,” terangnya.

Lebih jauh, Haryantana menilai bahwa sosialisasi dan penyuluhan P4GN bagi prajurit dan lingkungan asrama sangat strategis. Mengingat para prajurit tak luput dari sasaran empuk bagi peredaran jaringan narkotika tersebut.Pada kegiatan ini, Kepala BNN Kabupaten Malang juga berkesempatan memberikan sejumlah peralatan test urin, yang diserahkan secara simbolis kepada Asintel Divif 2 Kostrad. Hal ini dilakukan karena BNN tidak mampu berjuang sendiri memberantas penyalahgunaan narkoba, sehingga membutuhkan bantuan serta peran aktif dari TNI untuk menciptakan lingkungan yang bebas narkoba.(pendiv2/|red)

Baca Juga