oleh

CILACAP DIGUYUR HUJAN BEBERAPA WILAYAH TERENDAM BANJIR, TANAH LONGSOR

cilacap-diguyur-hujan-beberapa-wilayah-terendam-banjir-tanah-longsor-1 PB | Cilacap – Hujan mengguyur wilayah Kabupaten Cilacap Dampak dari hujan mulai terasa dan menyebabkan terjadinya tanah longsor, dan banjir dibeberapa Kecamatan di wilayah Kodim 0703/Cilacap, Sabtu (17/09).

‪Longsor tersebut terjadi Sabtu (17/09/2016) kurang lebih pukul 05.00 yang mengakibatkan satu rumah milik Mahmud RT. 03/04 Desa Keleng Kecamatan Kesugihan tertimpa longsoran tanah. Tidak menimbulkan Kerugian jiwa namun hanya kerugian matrriil, rumah dapur rusak hingga mencapai kurang lebih Rp 500.000. Tanah longsor juga terjadi pada hari Sabtu (17/09) sekira pukul 03.30 Wib dini hari tadi, di RT.01/19 Desa Banjar, Kecamatan Wanareja, material tanah menimpa rumah milik Edy Suharyono.cilacap-diguyur-hujan-beberapa-wilayah-terendam-banjir-tanah-longsor-2

Menurut keterangan dari Danramil 16/Wanareja, Lettu Inf Sueb, material longsoran tanah yang menimpa rumah warga hanya mengenai sebelah samping rumah dan tidak menimbulkan kerugian yang besar, saat ini Lettu Sueb bersama Babinsa masih melaksanakan pendataan. Sampai berita ini diturunkan dilaporkan kerugian Jiwa Nihil, sementara kerugian materil masih dalam pendataan.cilacap-diguyur-hujan-beberapa-wilayah-terendam-banjir-tanah-longsor-5

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Pendim 0703/Cilacap, ‪”Hujannya memang besar sekali sejak beberapa hari yang lalu dan tadi sore hingga pagi. Dampak hujan yang mengguyur satu malam ini ‪mengakibatkan tanah longsor yang menimpa rumahnya dan banjir serta akibatkan jebolnya tanggul di
Kelurahan Tegal Kamulyan terjadi tanggul jebol sepanjang 80 meter. Serta banjir yang terjadi di Desa Cikorol Kecamatan Jeruk legi kedalaman air hingga 30 Centimeter serta di wilayah Kecamatan Sidareja terjadi banjir, singai Cibeurum meluap akibat hujan deras semalam suntu yang akibatkan genangan air kurang lebih10 Centimeter.cilacap-diguyur-hujan-beberapa-wilayah-terendam-banjir-tanah-longsor-4Peristiwa tersebut sudah ditangani jajaran Forkompinka di masing-masing Kecamatan yang langsung melakukan penanganan dan peninjauan ke lokasi dan tidak ada korban jiwa akibat bencana alam tersebut hanya saja kerugian materi mencapai jutaan rupiah,” Menurutnya. (PENDIM/0703/red)

Baca Juga