oleh

Dandim Bojonegoro Pimpin Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (Tmmd) Ke-97

img_tmmd-1PB | Bojonegoro  – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun 2016 Kabupaten Bojonegoro resmi dibuka, dilapangan Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (20/9). Upacara Pembukaan TMMD Tahun 2016 dipimpin oleh Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf M. Herry Subagyo, dihadiri oleh Kapolres Bojjonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro, Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro dan sejumlah Pejabat Pemkab.
Kegiatan yang mengusung tema “Dengan Semangat Kemanunggalan Sera Kerjasama Lintas Sektoral dan Lintas Komponen Bangsa, Kita Tingkatkan Percepatan Pembangunan Di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat” tersebut, melibatkan Personel TNI, Polri, Satpol PP, Linmas, Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI-Polri (FKPPI) serta Perangkat Desa dan para Siswa.
Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf M. Herry Subagyo, yang membacakan sambutan Bupati Bojonegoro dalam upacara itu mengatakan, bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program lintas sektoral. Yang dilakukan sebagai wujud kepedulian TNI untuk membantu Pemerintah Daerah dalam memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.img_tmmd-4
“Sebagai wujud nyata kepedulian ini, maka pelaksanaan TMMD dalam bentuk kegiatan Karya Bhakti yang dilakukan bersama-sama antara TNI dengan Instansi Pemerintah dan seluruh komponen masyarakat” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) pada hakekatnya ditujukan untuk memotivasi dan menumbuhkembangkan kesadaran serta semangat gotong-royong masyarakat dalam membangun Desanya.
“Kegiatan TMMD ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan serta meningkatkan Kemanunggalan TNI-Rakyat dalam rangka mewujudkan pembangunan yang merata, seimbang dan berkesinambungan” ungkapnya.
Disisi lain, lanjut Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf M. Herry Subagyo membacakan sambutan Bupati, bahwa kegiatan TMMD juga mempunyai peran strategis, artinya dapat membangkitkan kembali nilai-nilai luhur bangsa dengan semangat kebangsaan. Sehingga, diharapkan lahir kembali rasa cinta tanah air guna mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.img_tmmd-2
“Sebagai wujud Operasi Bhakti TNI, maka TMMD ini berlangsung selama 21 hari. Diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata yang terintegrasi dalam dua sasaran kegiatan, yaitu sasaran Fisik dan sasaran Non Fisik. Sasaran Fisik diprioritaskan untuk membangun infrastruktur peningkatan sarana dan prasarana serta fasilitas umum. Sedangkan sasaran Non Fisik ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta menumbuhkembangkan semangat gotong-royong untuk mencapai kesejahteraan masyarakat” tutupnya.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan berbagai bantuan diantaranya bantuan keuangan kepada Desa dari BPMPD, bibit tanaman dari Dinas Ketahanan Pangan, bibit jagung dari Distan, Paket Sembako dari Disnakertransos, tempat sampah dan abate dari Dinkes, alat kontrasepsi dari Dinas PPKB serta Al-Qur’an dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro. (Penrem 082/CPYJ/red)

Baca Juga