oleh

Dandim Kediri Pimpin Rakor Percepatan Penyerapan Gabah

PB|Kediri – Kodim 0809/Kediri menggandeng Bulog Sub Drive V Kediri, Dinas Pertanian Kabupaten Kediri dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kediri ,pada rapat koordinasi percepatan penyerapan gabah yang berlangsung di ruang pertemuan Perum Bulog Kediri. Rakor tersebut dihadiri Dandim Kediri, Letkol Arm Joko Setiyo K, M.Si (Han), Kepala Bulog Sub Drive V Kediri, Ir. Rahmad Sahjoni Putra,ME bersama wakilnya, Ir.Arya Gatha Sidharma, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kediri, Ir. Sutrisno Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri, Ir. Widodo Imam Santoso serta Pasi Ter Kodim Kediri, Kapten Inf Warsito, Senin (06/03/2017).
 
“Kita sudah berupaya maksimal untuk memperluas jangkauan daya serap gabah hingga ke petani-petani yang ada di pelosok-pelosok pedesaan. Target yang sudah ditetapkan tahun 2017 ini, berpaku dari bulan januari hingga desember, tetapi tidak menutup kemungkinan target bisa terlewati. Penghitungan itu sendiri, berdasarkan asumsi hitungan dalam 1 tahun, ” jelas Ir.Rahmad Sahjoni Putra,ME.
Ir. Widodo Imam Santoso juga mengomentari seputar kebijakan pemerintah sesuai dengan surat keputusan yang dikeluarkan melalui Permentan RI, dan kebijakan tersebut mengacu pada percepatan penyerapan gabah. Untuk areal pertanian yang ada di Kabupaten Kediri, pihaknya optimis akan mampu memenuhi target produktifitas padi dalam perhitungan 1 tahun, dengan catatan tidak “error” diakibatkan cuaca yang kurang bersahabat dan berdampak negatif pada tanaman.
 
“Keterlibatan TNI, khususnya Kodim Kediri, mengacu pada MoU antara Menteri Pertanian RI dengan KASAD, dan kerjasama itu mutlak untuk dilaksanakan, guna membantu program pemerintah yang mengarah pada kemandirian pangan. Kerjasama ini bukan untuk institusi yang terlibat didalamnya, tetapi untuk seluruh masyarakat yang berstatus warga negara Indonesia tanpa terkecuali, “ungkap Letkol Arm Joko Setiyo K, M.Si (Han).
Dari data yang dihimpun Kapten Inf Warsito, target pengadaan tahun 2017 Perum Bulog Kediri, MKP (KUD dan non KUD) dari gabah sebesar 20.250 ton dan beras 26.775 ton, dari satker gabah sebesar 24.750 ton dan beras 32.725 ton,  sedangkan jumlah keseluruhan dari gabah sebesar 45.000 ton dan beras 59.500 ton serta setara beras 88.075 ton. 
 
Untuk kapasitas gudang dan pengolahan Perum Bulog Kediri, GBB Paron sebesar 31.500 ton, GBB Banyakan 35.000 ton, GBB Candirejo 42.000 ton, GBB Kedondong 9.000 ton dan jumlah keseluruhannya mencapai 117.500 ton. (Penrem 082/CPYJ|red)

Baca Juga