PB|Surabaya – Paskah merupakan perayaan tertua di dalam gereja Kristen, penghubung antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Paus Leo Agung (440-461) menekankan pentingnya Paskah dan menyebutnya festum festorum – perayaan dari semua perayaan, dan berkata bahwa Natal hanya dirayakan untuk mempersiapkan perayaan Paskah.

Menurut tradisi Sinoptik, Paskah menunjuk pada Perjamuan Kudus, yang didasari dari Perjamuan Malam, perjamuan perpisahan antara Yesus dan murid-murid Yesus. Pada malam itu sebelum Yesus dihukum mati, Yesus memberikan makna baru bagi Paskah Yahudi. Roti dilambangkan sebagai tubuh Yesus dan anggur dilambangkan sebagai darah Yesus, yaitu perlambangan diri Yesus sebagai korban Paskah. Rasul Yohanes dan Pauluslah yang mengaitkan kematian Yesus sebagai penggenapan Paskah Perjanjian Lama (Yesus wafat pada saat domba-domba Paskah Yahudi dikorbankan di kenisah atau Bait Allah). Kematian dan kebangkitan Yesus inilah yang kemudian diasosiasikan dengan istilah Paskah dalam kekristenan.

Karena Paskah dirayakan oleh gereja-gereja Kristen dengan suatu sakramen Ekaristi/Perjamuan Kudus, maka sakramen tersebut dapat pula disebut sebagai Perjamuan Paskah Kristen, atau Perjamuan Kudus Jumat Agung, yang berbeda dari Perjamuan Paskah Yahudi. Banyak gereja Kristen saat ini merayakan perjamuan tersebut lebih dari setahun sekali agar jemaat gereja selalu diingatkan akan peristiwa Paskah. Di dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, kata Paskah disebutkan sebanyak 80 kali dalam 72 ayat. 

Seperti hal nya yang menjadikan budaya wajib bagi gereja-gereja di Surabaya, salah satunya Gereja Roh Kudus yang terletak di Perumahan Puri Mas samping UPN (Universitas Pembangunan Negara) Kec. Rungkut, Kota Surabaya, Jawa Timur. Untuk memberikan rasa aman dalam kegiatan Perayaan Paskah Tahun 2017 bagi Umat Kristiani di wilayah teritorialnya, Komandan Koramil 0831/05 Rungkut dan sejumlah anggotanya telah di turunkan untuk memberikan rasa aman terhadap seluruh jemaat saat acara sakral tersebut di laksanakan hingga selesai (15/04/2017).

Terlihat saat berlangsungnya Paskah tersebut, Danramil 0831/05 Rungkut, Mayor Inf Supriyo Triwahono turun langsung di lapangan untuk memastikan kondisi keamanan selain untuk menghadiri undangan khusus dari Panitia acara. “Tugas kami sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, akan merasa puas bila masyarakat dapat melaksanakan aktivitasnya baik dalam beribadah maupun kegiatan sehari-hari,” tutur Mayor Inf Supriyo

Kegiatan peribadatan Umat Nasrani di Gereja Roh Kudus Perumahan Puri Mas Kec. Rungkut, Kota Surabaya yang diikuti ratusan orang Jema’at, pada Sabtu Malam. Kegiatan pengamanan Perayaan Paskah juga digelar di wilayah Kecamatan Rungkut yang merupakan teritorial Koramil 0831/05 Rungkut yang mempunyai dua Kecamatan yakni Rungkut dan Gunung Anyar terdapat beberapa Gereja. Lucia Novi salah satu panitia mengucapkan, “Terima kasih telah hadir dan mengayomi umat Gereja Roh Kudus Purimas “.(setyo harsono|red)

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia