India – Port Blair India, 15 Mei 2019 (Humas Bakamla).  Delegasi Bakamla yang dipimpin oleh Danstagas Kolonel A. muharam pada hari ketiga keberadaan di Port Blair India berkesempatan melaksanakan kunjungan ke Regional Operating Centre (ROC) dan Maritime Rescue Coordination Centre (MRCC) Indian Coast Guard, Headquarters ICG, Rabu (15/5/2019).

 Kedatangan Rombongan Delegasi Bakamla diterima oleh DIG DR Sharma PD(IC&SAR) dan DIG Ashish Mehrotra CSO(Ops).

Danstagas Kolonel A. muharam mengatakan bahwa tujuan kunjungan kerja ini dalam rangka melihat kecanggihan alat ROC dan MRCC yang dimiliki ICG bagaimana merespon ketika ada panggilan darurat dari insiden di laut, misalnya pembajakan kapal, kecelakaan dan polusi tumpahan minyak.

Didalam ruang tertutup dan terbatas untuk dokumentasi Commandant ROC Port Blair PS Panwar memaparkan fungsi dari pada ROC. ROC memiliki radar karya anak bangsa India yang berfungsi sebagai early warning system ICG. Radar ini memantau setiap pergerakan kapal di area Andaman Nicobar dan secara real-time terkoneksi melalui long range camera sehingga secara visual gambar kapal dapat terlihat di layar. Dengan radar ini mudah sekali bagi ICG untuk mengidentifikasi dan menetralisasi jika terdapat kapal yang bermasalah. Selain itu juga, berfungsi sebagai pengawasan kapal masuk dan keluar area Andaman dan Nicobar. Sehingga ROC dapat dikatakan sebagai alat pemantauan keamanan laut ICG. Adapun elemen radar di ROC yaitu radar system, electron optic sensor, vhf system’, MET sensor, VSat dan VoIP System.

Bergeser satu lantai, rombongan Delegasi Bakamla kemudian berkesempatan mengunjungi ruang kontrol MRCC. Commandant MRCC Port Blair Vivek Sharma memaparkan fungsi MRCC ICG. MRCC merupakan pusat koordinasi penyelamatan jika terjadi insiden dilaut setelah mendapatkan panggilan darurat dari kapal. Kemudian MRCC ICG sharing ke jadian tersebut ke berbagai stakeholder dilaut India untuk melakukan tindakan pencarian dan pertolongan (SAR). MRCC ICG itu sendiri juga merupakan pusat koordinasi operasi SAR dan pelaksanaan evakuasi dan medis. Diluar itu, MRCC selalu memantau frekuensi radio apabila terdapat panggilan darurat dan memastikan keamanan maritim terjaga.

Di akhir kegiatan Delegasi Bakamla diberi kesempatan untuk mencoba video conference dengan kantor ROC dan MRCC ICG lainnya. (puspen TNI|red|noven)

Bagikan