PB|Surabaya – Berlayar mengarungi Samudra, tak gentar menembus badai Samudra itulah jiwa pelaut sejati. Saat melewati Selat Karimata, Komandan KRI Dewaruci Letkol Laut (P) Rahardian Rahmadi, S.E., M.Tr (Han) menyambut kedatangan Dewa Neptunus dan Dewi Amphitrite beserta punggawanya di Geladak “H” KRI Dewaruci.

Selanjutnya Dewa Neptunus dan Dewi Amphitrite beserta punggawanya melaksanakan prosesi Mandi Katulistiwa,  Kepada Pengawalnya Dewa Neptunus memerintahkan “Mandikan dan sucikan mereka“ saat itu seluruh barisan ABK , personel satlak dan seluruh Taruna  yang belum dimandikan menghadap ke haluan dan duduk di Geladak untuk disucikan jiwa dan raganya. Kemudian Davy Jones memanggil nama – nama pelaut muda yang akan di babtis,selanjutnya Hantu Laut dan Beruang Laut memandikan mereka satu persatu dan memberi minum air suci.

Hal ini merupakan cuplikan skenario pada acara Mandi Katulistiwa yang dilaksanakan oleh Komandan dengan seluruh ABK KRI Dewaruci dan Satlak Lattek Navigasi Astronomi Taruna tingkat II Korps Pelaut Angkatan 64 tahun 2017. Mandi katulistiwa ini diikuti 65 personel  yang terdiri dari 17 prajurit ABK KRI Dewaruci, 7 personel Satlak Lattek dan 41 Taruna tingkat II. Setelah prosesi dimandikan oleh Dewa Neptunus , seluruh peserta telah diterima dan diangkat menjadi putra Neptunus serta  sah untuk dapat mengarungi 7 Samudra.(dispenarmatim||mansul|ivan|red)

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia