310816 H-1 jelang latposko AJ 2016-4 PB | Surabaya – H-1 menjelang gelaran Latihan Puncak XXXIV tahun 2016 yang diawali dengan Latihan Pos Komando (Latposko) 1 -12 September 2016 mendatang, Pangkalan Utama TNI AL V (Lantamal V) menyiapkan Posko Kogasgabhantai dan ST. Hanlan yang telah dipercayakan pimpinan TNI AL kepada Lantamal V di Pusdiktek, Kobangdikal, Rabu (31/8).
Personel yang telah ditunjuk untuk menjadi para pelaku latihan AJ di Kogasgabhantai dan ST Hanlan, Lantamal V itu, tampak sibuk dan serius menyipakan segala materi, perlengkapan dan starategi untuk menghadapi jalannya Latposko yang nantinya akan dipraktekan di lapangan pada tahap Manuver Lapangan (Manlap) (12-17/8) di Banongan, Asembagus, Banyuwangi.310816 H-1 jelang latposko AJ 2016-1Gelaran Manlap di Banongan, Asembagus, Banyuwangi yang merupakan latihan puncak AJ XXXIV tahun 2016 tersebut, rencananya akan ditinjau langsung oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, Panglima TNI dan para pejabat negara lainnya.
Untuk menunjang kelancaran, pemahaman dan satu persepsi terhadap dokterin dan strategi yang akan digelar dalam latihan, H-2 kemarin (30/8), sedikitnya 300 perwira TNI AL yang akan menjadi pelaku Latihan AJ XXXIV tahun 2016 termasuk personel Kogasgabhantai dan ST Hanlan yang dipercayakan kepada Lantamal V, mengikuti penyegaran tentang Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM).310816 H-1 jelang latposko AJ 2016-2Penyegaran tentang materi PPKM kali ini dibedah Brigjen TNI Kemal Syahier (Direvbang Sesko TNI) di Aula Gedung E.H Thomas, Pusat Pendidikan Teknik (Pusdiktek), Kesatrian Bumimoro Kobangdikal. Pada latihan AJ tahun 2016 yang mengusung tema “TNI Angkatan Laut melaksanakan operasi Pertahanan Pantai, Operasi Laut, Operasi Amfibi, Operasi Pendaratan Administrasi di Wilayah Timur Indonesia dalam rangka mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia” ini, bertindak sebagai Direktur Latihan (Dirlat) Armada Jaya Komandan Kobangdikal Laksda TNI Tri Wahyudi Sukarno, S.E, M.M.
Menurut Kemal –sapaan akrab Direvbang Sesko TNI ini-PPKM pada perencanaan kampanye militer dan operasi gabungan tersebut mengacu pada Keputusan Panglima TNI No Kep/266/IV/2013 tanggal 3 April 2013.Menurutnya PPKM adalah Proses analisa militer yang dilaksanakan secara utuh untuk menyelesaikan masalah sekaligus sebagai perangkat yang membantu Panglima atau Komandan dan Staf untuk mengembangkan rencana yang logis, terpadu dan berkesinambungan. 310816 H-1 jelang latposko AJ 2016-5Tujuan dari PPKM ini lanjutnya, adalah untuk mendapatkan cara bertindak yang terbaik dalam rangka penyelesaian tugas pokok Komando Gabungan (Kogab) dan Komando Tugas Gabungan (Kogasgab).Sedangkan sasaran yang ingin dicapai adalah terselenggaranya Proses Pengambilan Keputusan (Biltus) dalam rangka mendapatkan cara bertindak terbaik guna penyelesaian Tugas Pokok Kogab dan Kogasgab, terwujudnya kesamaan persepsi atau pemahaman dalam tata cara mekanisme Proses Pengambilan Keputusan Militer pada perencanaan operasi Gabungan dan Kampanye Militer.
(dispenal-5/red)

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia