Surabaya – Kepala Dinas Komunikasi dan Elektronika (Kadiskomlek) Koarmada II Kadiskomlek Kol Laut (E) Danto Y. Wirawan ST. M.T., membuka acara pembukaan latihan dan keterampilan (Latram) pengoperasian mesin sandi tahun 2018, yang di ikuti 103 prajurit Korps Komunikasi terdiri dari anggota Bintara dan Tamtama yang berdinas di KRI yang ada di pangkalan Surabaya, dari tanggal 13 s.d 16 November, bertempat di ruang kelas Diskomlek Koarmada II. Surabaya. Selasa (13/11/2018).

Dalam amanatnya Kadiskomlek Koarmada II menyampaikan kegiatan lattram pengoprasian mesin sandi tahun dengan tema ‘’ Meningkatkan kesiapan dan kemampuan personel komunikasi dan sandi di jajaran Koarmada II guna mendukung pelaksanaan operasional unsur KRI secara efektif dan efisien “ , beberapa hal yang menjadi penekanan pimpinan TNI AL kepada seluruh jajaran TNI AL di sertai dengan visi unutk mewujudkan TNI AL yang profesional dan modern serta berkemampuan proyeksi regional serta berkomitmen global yang dapat tercapai.

Maka supaya visi tersebut dapat terarah dan terukur dalam pelaksanaannya untuk membuat program prioritas dan program 100 hari Kasal yang kesemuanya akan bermuara pada postur, MEF dan Renstra TNI AL, dengan pengertian bahwa komunikasi akan mendukung Puskodal dalam hal pengendalian alutsista serta komunikasi menjadi salah satu dari modal utama keberhasilan tugas TNI AL.

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi juga telah merubah pola ancaman terhadap Negara yang semula pola ancaman konvensional atau tindakan Militer dan bersifat simetris, berubah menjadi pola ancaman Modern bersifat Nir Militer atau Asimetris yaitu Proxy War dan Cyber War sehingga menuntut para prajurit Matra Laut untuk selalu bersiap diri terhadap kemungkinan adanya serangan yang bersifat Nir Militer, guna meminimalisir musuh atau bakal musuh menguasai informasi yang kita miliki.
Persandian saat ini sedang dikembangkan beberapa Software sandi hasil karya personel sandi TNI AL untuk mendukung operasional, kirim terima berita atau informasi di jajaran TNI AL diantaranya adalah Sistem jaringan Komunikasi Sandi (Sisjarkomsan) Luar negri dan Sistem jaringan Komunikasi berita (Sisjarkomber). Sisjarkomsan Lugri mendukung pelaksanaan kirik terima berita rahasia bagi unsur yang melaksanakan tugas di luar wilayah NKRI seperti MTF Lebanon, Muhibah, Latma dengan Negara Asing penyerangan Dll.
Sedangkan Sisjarkomber adalah alat komunikasi selular yang didalamnya ditanamkan aplikasi penyandian data serta penghancuran File, untuk saat ini Sisjarkomber masih dalam proses pengembangan.
Kadiskomlek Koarmada II berharap peran persandian TNI AL di era komunikasi, informasi dan Siber, kedepannya dapat terlihat lebih aktif lagi baik dari sisi personel sistem/Software maupun operasionanya, sehingga kegiatan operasi dan latihan akan dapat berjalan baik dan lancar salah satunya berkat dukungan dari persandian TNI AL.
Hadir dalam acara tersebut seluruh Perwira Diskomlek Koarmada II.(dispenarmada II|red)
Bagikan