PB|Denpasar – Pada hari Jumat 28 April 2017 KRI Slamet Riyadi-352 kapal perang Perusak Kawal tiba dan sandar didermaga timur Pelabuhan Benoa Bali. Kedatangan KRI Slamet Riyadi-352 ke Bali Bali dalam rangka operasi Kilat Badik 2017 BKO Guskamlatim serta dalam rangaka bekal ulang BBM dan dukungan logistik lainnya. Dalam Ops Kilat Badik 2017, KRI Slamet Riyadi yang dikomandani oleh Kolonel Laut (P) Mulyadi merupakan kapal markas Guskamlatim dan dalam operasinya dipimpin langsung oleh Danguskamlatim Laksamana Muda TNI I.N.G. Sudihartawan.

KRI Slamet Riyadi (352) merupakan kapal kedua dari kapal perang Perusak Kawal Berpeluru Kendali kelas Ahmad Yani milik TNI Angkatan Laut. Dinamai menurut Slamet Riyadi, salah seorang pahlawan nasional. KRI Slamet Riyadi merupakan kapal fregat bekas pakai AL Belanda (Hr.Ms. Van Speijk (F802)) yang kemudian dibeli oleh Indonesia. Kapal ini termasuk dalam Fregat kelas Leander dengan sedikit modifikasi dari disain RN Leander asli. Dibangun tahun 1963 oleh Koninklijke Maatschappij de Schelde, Vlissingen, Belanda dan mulai bertugas pada AL Belanda sejak 1967.

Pada tahun 1987, dibebastugaskan dari AL Belanda dan mendapat peningkatan kemampuan sebelum berpindah tangan ke TNI-AL pada tahun 1987. Termasuk di antaranya adalah pemasangan sistem pertahanan rudal antipesawat (sea-to-air missile/SAM) Mistral menggantikan Sea Cat. Di Indonesia, kapal ini bertugas sebagai armada patroli dengan kemampuan anti-kapal permukaan, anti-kapal selam dan anti-pesawat udara. Hadir dalam penyambutan KRI Slamet Riyadi-352 Komandan Lanal Denpasar Kolonel Laut (P) GB. Oka, Perwira Staf serta anggota Lanal Denpasar. KRI Slamet Riyadi-352 direncanakan bersandar di Pelabuhan Benoa Bali sampai dengan tanggal 1 Mei 2017. (Pen Lanal Denpasar|red)

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia