img-20161124-wa0184PB | Kediri – Kapolres Kediri AKBP Akhmad Yusep Gunawan, menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat Kediri, untuk tidak mudah percaya terhadap media sosial (Medsos). Menurutnya, segala bentuk informasi dari medsos itu belum tentu benar. Karena, banyak oknum yang sedang merusak memecah belah bangsa Indonesia. “Kami berpesan kepada masyarakat Kediri untuk tidak menerima langsung informasi dari medsos dan jangan di share atau ditanggapi langsung. Kami menghimbau untuk ditelusuri terlebih dahulu dan kordinasi ke pihak yang berwajib, ” terang AKBP A Yusep G, Kamis, (24/11) saat acara gowes bersama Forkopimda Kediri dan Tiga Pilar Plus. img-20161124-wa0183-700x519Dalam sambutannya itu menambahkan, kepada Tiga Pilar Kamtibmas Plus Kediri yang sebagai ujung tombak masyarakat untuk selalu peka terhadap situasi perkembangan di wilayah. “Kecanggihan elektronik yang semakin moderen dan peminatnya lebih banyak untuk lebih berhati-hati dan waspada, ” tutur Kapolres Kediri. Kapolres Kediri juga menghimbau, menjelang tanggal 25 November dan 2 Desember adanya aksi unjuk rasa di Jakarta, para tiga pilar Kamtibmas untuk tidak terpengaruh dengan ajakan itu. “Kami berharap untuk selalu koordinasi dengan pihak berwajib menjelang aksi unjuk rasa di Jakarta, ” pesannya. Masih kata Kapolres Kediri, untuk kasus gambar yang sifatnya negatif atau provokatif pihaknya sudah melakukan penyelidikan. Dan di Kediri ada salah seorang pelaku yang membuat gambar yang melakukan provokasi. “Di Kediri ada yang melakukan gambar yang sifatnya provokatif dan negatif. Karena ajakan gambar itu merugikan masyarakat, ” jelasnya.(pid polres|red)

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia