oleh

Kasdim Bojonegoro Mengikuti Rapat Lanjutan Dalam Rangka Festival HAM

img_0021-c PB | BojonegoroKepala Staf Kodim (Kasdim) 0813 Bojonegoro, Mayor Inf Widodo, mengikuti Rapat lanjutan dalam rangka Festival HAM yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bojonegoro pada tanggal 30 Nopember hingga 2 Desember 2016 mendatang, Rabu (7/9/2016).
Rapat yang dilakukan di ruang jamuan Rumah Dinas Bupati Bojonegoro tersebut, dibuka oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Drs. H. Setyo Hartono, dan diikuti oleh berbagai Stake Holder mulai BUMN, Perbankan, perhotelan, BUMD dan lintas sektoral lainnya di Kabupaten Bojonegoro.img_0023-d
Festival HAM yang akan digelar Pemerintah Kabupaten Bojonegoro pada tanggal 30 Nopember sampai dengan 2 Desember nanti, rencananya akan dihadiri dan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, dan juga akan dihadiri Walikota Barcelona, Spanyol. Juga dalam kegiatan ini nantinya akan direncanakan diisi oleh narasumber-narasumber dari tingkat nasional dan internasional.
“Setidaknya ada 15 Bupati dan Pimpinan Daerah turut memeriahkan festival HAM ini. Selain itu, orang nomer satu di negeri ini dijadwalkan akan membuka acara ini” ujar Cahyo Suryanto, dari Pusdakota dalam rapat itu. Dalam festival ini, lanjut Cahyo Suryanto menjelaskan, untuk pameran nantinya akan menerapkan nilai-nilai Pancasila dengan konsep lokal, yaitu Sila Pertama tentang FKUB, Sila Kedua Sagasih, Smartschool dan Ebaga, Sila Ketiga tentang pendidikan Inklusif, Grebeg Berkah dan Komunitas Desa Kalong, Sila keempat tentang GDSC dan Dialog Publik, Sila kelima tentang UUP, Dana Abadi Migas dan Perda Konten Lokal.img_0015-b
“Di Indonesia hanya ada dua yang memiliki Perda Ramah HAM, yakni Kabupaten Wonosobo dan Bojonegoro. Dan beberapa waktu lalu Presiden Republik Indonesia, Joko widodo, menyatakan bahwa HAM harus dimulai dari daerah” terangnya kepada peserta rapat.
Selain itu juga, Cahyo Suryanto mengemukakan bahwa, kondisi bangsa kita sudah sangat memprihatinkan, namun di banyak daerah yang ternyata mampu membawa kesejukan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Ada tiga hal penting penjaminan, perlindungan dan penghormatan adalah hal utama dalam HAM. Sehingga, dalam festival HAM ini nanti Komisi Nasional HAM akan terlibat dan mensupport. Sebab HAM itu bukan saja tugas pemerintah, namun tugas kita semua.
Diharapkan, dalam festival ini dapat ruang yang menunjukkan bahwa kita mempunyai kegiatan yang inovatif. HAM ini harus berkesan gembira dan inspiratif dan kita harus memastikan bahwa Pancasila menjadi rujukan pelaksanaan HAM. Selain itu juga, dalam kegiatan ini tak hanya pameran, namun lebih dari itu memberikan pemahaman tentang Pancasila dalam kehidupan sehari hari” tandasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro, Drs Soehadi Moeljono, mengatakan bahwa acara ini akan mengusung tema merayakan praktek Pancasila ditingkat lokal dan merupakan kerjasama antara Kementerian Hukum dan HAM, Infid dan Pusdakota bersama pemerintah.
“Festival ini berskala Nasional, dan diperkirakan tamu yang akan datang setiap harinya mencapai 400 orang dari seluruh Indonesia. Sehingga dalam rapat ini juga membahas tentang kesiapan stakeholder seperti perhotelan dan beberapa stakeholder lain yang terkait. Oleh karenanya dibutuhkan dukungan semua pihak untuk kesuksesan acara festival HAM nanti” tuturnya. (Penrem 082/CPYJ/red)

Baca Juga