Surabaya – Kepala Staf Koarmada (Kaskoarmada) II, Laksamana Pertama TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., mewakili Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II, Laksamana Muda TNI Mintoro Yulianto, S.Sos., M.Si., secara resmi menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 Tahun 2018, yang dilaksanakan di Kodim 0826/Pamekasan Madura. Selasa (13/11/2018).

Salah satu kegiatan operasi militer selain perang dari TNI kepada rakyat Indonesia ini telah dilaksanakan secara serentak sejak 15 Oktober 2018 lalu. Tercatat 50 desa yang berada di 50 kabupaten atau kota di seluruh Indonesia menjadi sasaran TMMD yang kali ini mengusung tema “TNI Manunggal Rakyat dalam Mewujudkan Desa yang Maju, Sejahtera dan Demokratis.”

Ribuan anggota TNI bersama dengan anggota Polri ,dan juga aparat Pemda setempat, serta segenap komponen masyarakat terlibat langsung dalam kerjasama pembangunan beragam fasilitas desa yang menjadi sasaran TMMD kali ini .
Sementara itu dalam amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Darat Selaku Penanggung Jawab Operasional TMMD, Jenderal TNIMulyono yang dibacakan Kaskoarmada II menyampaikan, bahwa kegiatan TMMD merupakan refleksi kekuatan yang sangat besar dari segenap komponen bangsa, yang memiliki visi, misi dan tujuan bersama guna mengatasi berbagai persoalan pembangunan serta problematika kesejahteraan masyarakat.

Pelaksanaan TMMD ke-103 ini diarahkan untuk mencapai sasaran pembangunan fisik dan non-fisik. Dari segi pembangunan fisik, Satgas TMMD beserta seluruh komponen masyarakat secara nasional telah melaksanakan pembangunan infrastruktur pedesaan, berupa pembukaan 52 km jalan baru, serta peningkatan badan jalan dengan panjang total 326 km.
Selain itu, dilaksanakan juga pembangunan dan rehabilitasi puluhan jembatan, rumah ibadah dan sekolah, serta perbaikan rumah-rumah tidak layak huni dan berbagai prasarana sanitasi untuk masyarakat.

Disamping pembangunan fisik, TNI bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri juga telah memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada aparat-aparat desa, dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola dana desa sebagai bagian dari pembangunan non-fisik, yang juga diwujudkan melalui penyuluhan kesehatan, metode bertani dan beternak modern, serta sosialisasi hukum, bahaya narkoba, maupun kesadaran Bela Negara.
TMMD kali ini juga telah mewujudkan sinergi dan kerja sama antara 8 Lembaga Pemerintah setingkat Kementerian. Tercatat bahwa Kementerian Agama turut berkontribusi dalam pemberian bantuan kitab suci AlQuran. Selain itu, Kementerian Perindustrian juga memberikan bantuan semen dan material untuk pembangunan jalan dan rehabilitasi rumah.(dispenarmada II|red)
Bagikan