25082016 ketua korcab v buka acara pap smear-1 PB | Surabaya – Ketua Koordinator Cabang V (Ketua Korcab V) Daerah Jalasenastri Armada Timur, Ny. Ine Rudy Andi Hamzah membuka secara resmi acara Pap Smear dan CDE (Clinical Btreats Examination) pemeriksaan Kanker Payudara dalam rangka menyambut HUT ke- 70 Jalasenastri tahun 2016, Kamis (25/8).
Kegiatan yang digelar di Rumah Sakit Dr. Oepomo, Lantamal V, Surabaya ini, merupakan salah satu upaya pencegahan dini terhadap keganasan Kanker Serviks dan Kanker Payudara. Sebanyak 238 orang yang sudah mendaftarkan diri dimana 168 orang diantaranya adalah istri prajurit TNI AL yang tergabung dalam Jalasenastri Korcab V DJAT melaksanakan pemeriksaan gelombang 1, sementara 70 orang sisanya dari Kowal dan PNS akan menjalani esok sebagai gelombang ke-2.
Tampak hadir pada acara pembukaan tersebut Wakil Komandan Lantamal V Kolonel Laut (P) Isbandi Andrianto, S.E., M.M, para Asisten Danlantamal V, Danpomal Lantamal V, Kadiskes Lantamal V, para Kepala Dinas dijajaran Lantamal V, Wakil Ketua Korcab V Ny. Ninin Isbandi, para Pengurus Jalasenastri Korcab V, personel Kowal dan PNS Wanita dijajaran Lantamal V lainnya.25082016 ketua korcab v buka acara pap smear-2
Ketua Korcab V DJAT mengatakan bahwa gelaran Pap Smear gratis ini dihelat dalam rangka HUT ke-70 Jalasenastri tahun 2016 yang diperingati setiap tanggal 27 Agustus. Kegiatan ini akan berlangsung dua hari kerjasama Jalasenastri Korcab V dengan Diskes Lantamal V dan Rumah Sakit Dr. Oepomo Lantamal V.
“Pap Smear dan CDE ini akan berlangsung hingga besok Jumat, hari ini untuk gelombang I diikuti 168 istri prajurit, besok Gelombang 2 untuk anggota Kowal dan PNS Wanita Lantamal V,” terangnya.
Menurut Ine -sapaan akrab Ketua Korcab V- data dari Kemenkes RI tahun 2015 menyatakan bahwa penyakit Kanker Payudara dan Kanker Serviks termasuk dalam urutan lima besar penyakit penyebab angka kematian tertinggi di Indonesia. Pap Smear di temukan sekitar 40 tahun yang lalu oleh Dr. Geroge Papanicolaou. Pap Smear dilakukan untuk mengetahui kondisi sel-sel dalam Serviks (Leher Rahim) seorang wanita.25082016 ketua korcab v buka acara pap smear-4“Pap smear merupakan sebuah tes yang dapat memeriksa keadaan sel-sel pada serviks (leher rahim) dan alat kelamin wanita, dengan pemeriksaan rutin, perubahan sel-sel yang mungkin bisa berkembang menjadi kanker atau sudah menjadi kanker bisa terdeteksi secara dini sehingga memudahkan untuk penanganannya,” terang Ine.
Pap smear lanjutnya, merupakan contoh dari sel-sel di leher rahim yang diambil selama tes Pap. Tes pap dilakukan untuk menentukan kesehatan leher rahim (serviks) atau menemukan adanya perubahan abnormal pada sel-sel. Selama tindakan, contoh sel tersebut dikumpulkan dari permukaan leher rahim dan diletakkan pada kaca mikroskop. Contoh ini, disebut pap smear, dikirim ke laboratorium untuk pemeriksaan mikroskopis.
Setiap wanita akan memiliki jadwal tes pap yang berbeda yang disarankan dokter untuk mereka jadwal ini akan didasarkan pada usia dan risiko mereka terkena penyakit leher rahim. Pada wanita di atas usia 30 tahun, Pap smear terkadang dikombinasikan dengan sebuah Tes HPV karena penyakit leher rahim seringkali disebabkan oleh HPV atau biasa disebut virus papilloma pada manusia.
Pada wanita yang dibawah umur 30 tahun, Pap Smear saja biasanya sudah cukup, tetapi mereka juga disarankan untuk mendapatkan suntikan vaksin HPV sebagai tindakan pencegahan. Secara medis pap smear aman dilakukan. Meski begitu, tetap ada kemungkinan akibat negatifnya.
“Saya berharap, pelaksanaan Pap Smear dan CDE dapat dilakukan oleh ibu-ibu semua secara rutin dan Kontinyu, sehingga kita bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.(dispenal5/red)

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia