Surabaya – Bertempat di Ruang kuliah IV Lt. 1 STAI Al-Fitrah Jl. Kedinding Lor No.28-144, Tanah Kali Kedinding Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya, Kodim Tipe A 0831/Surabaya Timur bekerjasama dengan Denkesyah Gubeng Pojok Kodam V/Brawijaya,
menggelar kegiatan pembagian masker dan rapid Tes gratis bagi 88 orang kalangan tenaga pendidik STAI Al Fitrah, rabu (01/06/2020)

Pelaksanaan rapid tes gratis itu dihadiri oleh Kolonel Inf Agus Faridianto selaku Dandim Tipe A 0831/ST, Kolonel Inf. Andi Gus Wulandri (Kasiintel Korem Tipe A 084/BJ) , Letkol CKM dr. Nugraha Wicaksana Sp. M (Dandenkesyah Gubeng Pojok Kodam V/Brw), Dr. H Muhammad Musyafa’ M. Th. I (Kepala Ponpes Assalafi AL- Fitrah) , Dr. H Abdur Rasyid M. Fil. I (Pengurus Thoriqoh) , Ust Wahdi Alawi S. Ud (Pengurus Thoriqoh) dan Drg H. Djusuf Syamsusdin Sp. Ort. K (Ketua STAI AL FITHRAH)

Dalam sambutan Dandim Tipe A 0831 Surabaya Timur Kolonel Inf Agus Faridianto menyampaikan kegiatan Rapid Tes kali ini merupakan upaya untuk meminimalisir penyebaran covid 19 khsususnya dikalangan tenaga pendidik pondok pesantren STAI AlFitrah.

“Rapid tes ini bukan hanya melaksanakan perintah pimpinan untuk membentuk Ponpes tangguh covid 19, akan tetapi hal ini merupakan upaya nyata untuk pencegahan penyebaran Covid-19′,papar Dandim.

Orang nomer satu dikodim Surabaya Timur itu berharap agar Ponpes Alfitrah selalu memperhatikan protokol kesehatan didalam melakukan setiap kegiatan Pondok dengan rajin mencuci tangan, jaga jarak dan jaga kebersihan.

“Jalinan tali silaturahmi dengan pondok pesantren ini hendaknya lebih ditingkatkan guna membangun sinergi yang baik dalam rangka menjaga keutuhan NKRI”,tambah Kolonel Inf Agus Faridianto

Ditempat yang sama Ust. Dr. H. Muhamad Musyafa’, M.Th.I, selaku Kepala Ponpes Assalafi AL- Fitrah) mengapresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan rapid test tersebut. “Atas perhatian dan kerjasama, mudah-mudahan dengan sinergitas yang baik antara Ponpes dan TNI dapat melanjutkan perjuangan para pejuang pendahulu kita dalam mengisi kemerdekaan Bangsa Indonesia,”, ujarnya.

“Berharap agar hasil Rapid Tes terhadap tenaga pendidik/guru hasilnya negatif /Non reaktif semua agar nantinya pengajar dapat mengabdi kembali melakukan proses belajar mengajar di Ponpes Al-Fitrah’,terangnya.

Masih Ust. Dr. H. Muhamad Musyafa’, dalam menghadapi pandemi Covid-19 kali ini, selain mengikuti protokoler dan menjaga kesehatan lahiriyah juga butuh dipadukan dengan bathiniyah yaitu dengan cara melakukan pendekatan kepada Allah dan saling mendoakan antar sesama agar Pandemi Covid-19 segera berakhir.

Dari hasil kegiatan rapid tes , 88 orang yang mebgikuti menunjukan hasil non reaktif atau negatif.(pendim0831|sg)

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia