Bali – Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar-Bali, Lantamal V, Koarmada II, bersama unsur Maritim Pelabuhan Benoa Bali melaksanakan acara penanaman pohon mangrove di areal pelabuhan Benoa Bali, Selasa (3/9). 

Acara penanaman pohon mangrove tersebut digawangi oleh PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Benoa yang kembali menunjukkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup, khususnya mangrove.

Pelaksanaan penanaman bibit mangrove tahap II sejumlah 50 ribu pohon di pesisir kawasan Pelabuhan Benoa dengan lahan yang dipersiapankan seluas 1 hektar.

Program ini merupakan lanjutan penanaman 50 ribu bibit mangrove pada bulan Januari yang lalu.

Dalam kegiatan ini, selain Lanal Denpasar yang digandeng, Pelindo III juga mengajak Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup, Taman Hutan Raya Ngurah Rai, KSOP Pelabuhan Benoa, Distrik Navigasi Pelabuhan Benoa, Polisi Air, Imigrasi, Bea Cukai, Camat Denpasar Selatan, Lurah Pedungan, serta pemangku adat setempat seperti Kelihan Adat dan Dinas Banjar Sanggaran Denpasar Selatan.

CEO Regional Bali Nusa Tenggara I Wayan Eka Saputra menegaskan komitmen Pelindo III menjaga kelestarian lingkungan, terutama perluasan habitat bakau.

“Pelindo III berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Eka menjelaskan pihaknya mendapatkan rekomendasi dari Puslitbang Hutan Bogor bahwa spesies mangrove yang cocok ditanam di Wilayah pesisir Pelabuhan Benoa adalah jenis Mukronata, Bulgoera, dan Apikulata.

Pelindo III menggandeng UPTD Tahura Ngurah Rai  Denpasar untuk mendampingi, mengawasi dan memonitoring tumbuh kembang mangrove-mangrove tersebut.

Lebih lanjut, Eka menjelaskan sama seperti penanaman perdana Januari 2019 lalu, Pelindo III menugaskan tim khusus terkait perawatan dan pengawasan agar bibit bakau yang ditanam tumbuh dengan baik. (dispen lantamal V|red|noven)

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia