Lombok – Semakin meningkatnya bantuan baik dari pemerintah maupun pihak TNI, menunjukkan bahwa TNI siap meringankan beban para korban gempa di Lombok dengan memberikan perawatan medis secara intensif. Seperti dapat dilihat diruang rawat inap KRI dr. Soeharso (SHS)-990 yang sebelumnya pasien korban gempa berjumlah ratusan, kini satu-persatu mulai berkurang karena banyak yang berhasil ditangani secara medis dan sudah meninggalkan KRI SHS yang saat ini bersandar di Dermaga Carik, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Kamis, (16/08/2018).   
Seperti pasien bernama Lulu Nizam, bocah berusia 6 tahun asal Desa Gumanatar, Lombok ini sejak dua minggu lalu mendapatkan perawatan medis di KRI SHS yang dipimpin oleh Kadiskes Koarmada II Kolonel Laut (K) Andi Abdullah, M.Ts., bersama Tim Kesehatan TNI Angkatan Laut. Perawatan yang diberikan dengan penuh rasa kasih sayang itu berhasil mengembalikan senyum anak kelas 1 SD tersebut yang terkena reruntuhan bangunan rumahnya akibat gempa susulan yang terjadi pada malam hari.
Setelah pulih pasca operasi, orang tua Lulu Nizam mengucapkan terima kasih kepada para dokter dan perawat TNI Angkatan Laut yang telah memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik untuk kesembuhan putranya. Sebelum meninggalkan kapal rumah sakit TNI AL yang didukung peralatan medis yang lengkap, Lulu Nizam sempat meringis kesakitan pada saat jarum infusnya hendak dilepas dan akhirnya Lulu Nizam yang menggunakan krek atau tongkat di kakinya diperbolehkan pulang.(dispen armatim|red|noven)
Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia