PB|PURBALINGGA – “Dilem” adalah tanaman yang diklaim berasal dari salah satu Negara di asia tenggara, Filipina. Tanaman ini memiliki nama latin (Pogostemon patchouli atau Pogostemon cablin benth atau Pogostemon mentha) yang merupakan bagian dari tumbuhan semak yang memiliki tinggi sekitar 500 cm sampai dengan 1 meter.

Dilem memiliki banyak cabang berbulu dan bertingkat-tingkat mengitari batang yang berkayu dengan diameter rata-rata antara 10–20 cm dan berwarna keunguan. Daunnya terorganisir dalam pasangan-pasangan yang saling berhadapan dan umumnya berwarna hijau. Bentuk daunnya bulat lonjong dengan panjang 10 cm dengan lebar 8 cm, meruncing serta memiliki tangkai daun sepanjang 4 cm dengan warna hijau agak kemerah-merahan. Tanaman ini tumbuh subur pada ketinggian 10-400 mdpl pada suhu 24 sampai 28 derajat celsius disertai dengan kelembaban lebih dari 75% dengan curah hujan merata sebesar 2000–3000 mm per tahunnya.

“Dilem juga dikenal dengan nama nilam” dijelaskan pemateri, tentang definisi maupun ciri-ciri tumbuhan nilam oleh Rudibiyantoro (21) salah satu Mahasiswa KKN UNSOED asal Bekasi di Balai Desa Sirandu Kecamatan Karangjambu. Selasa (24/4/18).

Selanjutnya narasumber menjelaskan juga tentang manfaat dan khasiat daun nilam/dilem, yaitu dapat digunakan sebagai obat beberapa penyakit (eksim, anti-septik, anti-jerawat, mengurangi inflamasi, membantu mengatasi kecemasan, kegelisahan dan juga depresi), dapat membantu orang-orang yang susah tidur serta meningkatkan gairah seksual (sifat afrodisiak).

Pemberian minyak nilam secara teratur dan dengan dosis yang tepat dapat menenangkan dan menyamankan pikiran, sebagai obat pereda stress. Aroma dari daun nilam yang telah diolah menjadi minyak sangat khas, sebagian orang memanfaatkannya sebagai parfum dan aroma terapi.

“Disentri juga dapat disembuhkan dengan olahan daun nilam dengan cara merebus 100 gram daun nilam kering yang telah dibersihkan dengan 3 gelas air, tunggu hingga susut menjadi 1 gelas saja, kemudian minum layaknya anda meminum the” jelas Rudibiyantoro.

Khasiat lainnya adalah mampu membantu menghilangkan bau keringat badan, karena daun nilam memiliki efek farmakologis sebagai deodoran atau pengusir bau tak sedap pada badan. Caranya dengan merebus 100 gram daun nilam segar yang telah disuse menggunakan 10 liter air selama kurang lebih 15 menit. Kemudian, gunakan air rebusan tersebut untuk mandi,

Daun nilam juga dapat digunakan sebagai obat luka karena kandungan anti-septiknya yang dapat menyembuhkan beberapa luka pada kulit.

Daun nilam yang sudah diolah menjadi minyak dapat digunakan sebagai pengusir serangga terutama serangga pada pakaian dan juga serangga yang terdapat pada kamar mandi. Daun nilam yang diletakkan di antara lipatan-lipatan buku atau pakaian dapat mencegah kehadiran serangga-serangga yang tidak diinginkan.

Anti Jerawat, daun nilam yang telah diproses terbukti dapat mengurangi adanya jerawat, berkat kandungan senyawa patchouli alkohol sebagai kandungan utama dari daun nilam yang diproses menjadi minyak nilam. Bioaktivitasnya nilam yang berfungsi sebagai anti bakteri dan anti jamur menghambat pertumbuhan jamur dan bakteri yang dapat digunakan sebagai penghilang jerawat.

“Anda juga dapat memanfaatkan daun nilam sebagai salah satu penyedap dan bumbu untuk menambah cita rasa dan aroma pada masakan anda” imbuhnya.

“Selain manfaat tersebut, manfaat air rebusan daun nilam lainnya adalah sebagai pengobatan bisul, obat batuk maupun astma. Walaupun nilam adalah tanaman semak, tapi ternyata begitu besar manfaatnya, tentunya dengan pengolahan dan penggunaan yang baik dan benar sesuai dengan aturan” pungkasnya.

Melalui kegiatan Non Fisik TMMD Reguler 101 Kodim 0702 Purbalingga, berupa penyuluhan pertanian tersebut, sebagai bentuk totalitas TNI dalam membangun desa sasaran TMMD, Desa Karangjambu dengan menggandeng KKN dari UNSOED Purwokerto, demi peningkatan kesejahteraan warganya.(Pendim 0702|red)

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia