PB|PURBALINGGA – Apa yang tak bisa dilakukan oleh Muati (45) dalam membantu pekerjaan fisik Satgas TMMD dan warga dalam merehab RTLH Muharso (71), ayahnya. Di semua pekerjaan fisik terkait bangunan, hampir rata-sata dia lakukan plester rumah, melangsir semen batu dan pasir, bahkan merangkai besi kerangka rumahpun dia bisa.

Dibantu Firdaus (19) tetangganya, pelan namun pasti besi-besi mereka rangkai untuk kerangka balok latei atau lintel yang akan segera dicor oleh para pekerja, termasuk salah satunya adalah Serda Slamet Pitoyo, Satgas TMMD. Bersama warga lainnya Slamet Pitoyo terlihat sedang merangkai besi-besi yang juga akan digunakan sebagai ring balok.

Untuk menjaga kulitas bangunan, balok latei diterapkan dalan RTLH Muharso, agar kusen tidak menerima beban langsung dari atas melainkan dipikul oleh balok ini, sehingga kusen akan tetap kuat dan tidak melengkung karena berat beban dari atas dan ketika terjadi gempa beban tidak menimpa langsung kusen sehingga daun pintu tidak terjepit kusen serta bebas untuk dibuka.

Tidak sebatas itu saja yang dilakukan Muati, dia juga rajin membantu ibunya Napiah (62) dalam memasak air minum dan menyiapkan santapan siang buat para Satgas TMMD maupun warga ikut yang bekerja merehab rumah.

Rumah Muharso ini, rencananya besok juga akan ditinjau oleh Tim Wasev dari Mabesad, setelah beberapa hari yang lalu (19/4/18) juga sempat ditinjau oleh Tim Wasev dari Kodam IV Diponegoro, yang mengapresiasi perkambangan fisik 4 unit RTLH warga Karangjambu yang dibangun total dalam TMMD Reguler 101 Kodim 0702 Purbalingga.(Pendim 0702|red)

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia