Surabaya – Panglima Koarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto sebagai Ketua Delegasi Indonesia dan Eastern Mindanao Command Commander Lieutenant General Felimon T. Santos sebagai Ketua Delegasi Filipina menandatangani kesepakatan kerjasama dalam Sidang Tingkat Ketua Komite Perbatasan Republik Indonesia – Republik Filipina Ke -38 Tahun 2019 (38th Republic of Indonesia – Republic of Philippines Border Committee Chairmen’s Conference), yang dihelat di Waterfront Insular Hotel, Davao City, Filipina Kamis (21/11).

 Sidang yang dimulai sejak tanggal 19 hingga 22 November 2019 ini,  merupakan pertemuan komite perbatasan Republik Indonesia-Republik Filipina yang dilaksanakan sekali dalam setahun dan membahas tentang pelintas batas tradisional serta implementasi teknis patroli perbatasan.

Sedikit kilas balik tentang kegiatan ini yang dimulai dari kesepakatan antara Indonesia dan Filipina pada tanggal 4 Juli 1956 dalam bidang ekonomi berupa persetujuan lintas batas (Border Cross Agreement).

Kemudian, pada 11 Maret 1975, dikembangkan melalui perjanjian dan patroli perbatasan antara Indonesia dan Filipina yang ditandatangani dengan mengembangkan kesepakatan melalui Border Patrol Agreement dan Border Crossing Agreement sebagai revisi atas kesepakatan sebelumnya.

Adapun tujuan dari pelaksanaan sidang tahunan ini adalah untuk meningkatkan kerja sama keamanan antara Filipina dan Indonesia pada permasalahan keamanan yang berada di wilayah perbatasan serta menjaga hubungan harmonis kedua negara.

Beberapa komitmen atau kesepakatan telah dihasilkan dari sidang tersebut. Yakni kedua pihak setuju untuk melanjutkan penggunaan Kartu Lintas Batas untuk bepergian disekitar wilayah perbatasan serta membentuk Technical Working Group di masing-masing komite dalam mengkaji penggunaan paspor sebagai pengganti Kartu Lintas Batas.

Berikutnya demi meningkatkan pelaksanaan Komite Perbatasan sesuai fungsinya, kedua Komite sepakat untuk mengadakan kembali Rapat Pendahuluan yang dipimpin Wakil Ketua Komite Perbatasan dan membagi sub komite menjadi 3 sub komite dengan keterangan Sub Komite A Patroli Perbatasan dan Komunikasi, Sub Komite B Intelijen, Sub Komite C Manajemen Lintas Perbatasan.

Kedua komite juga sepakat untuk menentukan standar keamanan bagi moda transportasi pendukung pelintas batas berdasarkan aturan keselamatan yang berlaku di tiap negara. Terkait masalah transportasi, Indonesia dan Phillipina telah meningkatkan perkembangan ekonomi antar negara melalui peresmian rute Manado – Davao oleh Maskapai Garuda pada tahun ini.

Pada bagian penting lainnya yakni terkait pelaksanaan patroli perbatasan, antara Indonesia dan Phillipina sepakat untuk meningkatkan fungsi Pos Lintas Batas dengan penempatan personel imigrasi, bea cukai dan karantina, serta meningkatkan intensitas patroli terkoordinasi di wilayah perbatasan dan membuat Standar Operation Procedure sebagai pedoman patroli.

Terakhir kedua komite sepakat untuk mematuhi Konvensi Vienna dan International Covenant on Civil and Political Right dan menyampaikan ke konsulat terdekat perihal penahanan warga negara nya.

Sementara itu Pangkoarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto dalam sesi konferensi pers mengungkapkan jika sidang tahunan antar komite RI-RPBC ini, merupakan momen penting yang bisa mempengaruhi hubungan diplomasi antara Indonesia dengan Phillipina terkait masalah wilayah perbatasan.

“Kita akan membangun kerja sama yang lebih baik untuk memastikan jika komitmen atau kesepakatan yang telah dihasilkan dalam sidang ini dapat terlaksana nyata guna mengatasi permasalahan perbatasan Indonesia dan Filipina,” tutur orang nomor satu di jajaran Koarmada II ini.

Setelah dilaksanakan penandatanganan hasil sidang ketua komite perbatasan RI-RPBC oleh Ketua Delegasi Indonesia-Filipina, kegiatan tersebut diakhiri  dengan penyerahan agenda kesepakatan yang telah ditandatangani, penyerahan cinderamata dan dilanjutkan dengan foto bersama.

Hadir dalam acara tersebut diantaranya, Delegasi Indonesia yaitu Wakil Ketua Delegasi Laksma TNI Gig J.M. Sipasulta, Ketua Komite Sub A yaitu Danguskamla Koarmada II Laksma TNI Kisdiyanto, Ketua Komite Sub B Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Rudolf Toar, Wakil RPBC Commander of Naval Force Eastern Mindanao, Commodore Antonio C.Palces. (dispen koarmada II|red|noven)

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia