oleh

Panglima TNI Ziarah ke Makam Gusdur : “TNI Harus Profesional, Tidak Berpihak Kemanapun, tetapi Berpihak pada Keamanan”

dsc_0345 PB | Jombang – “ TNI membuat tradisi untuk menziarahi makam para Panglima Tertinggi TNI dan makam para Pahlawan, termasuk Alm. Gus Dur , dengan tradisi seperti itu diharapkan terutama generasi muda TNI agar tidak melupakan sejarah, karena disitu ( kompleks makam di dalam Ponpes Tebu Ireng Jombang ) ada Gus Dur, juga ada KH. Hasyim Ashary yang kental dengan sejarah (28/09)dsc_0398
Kata Bung Karno perjuangan saya tidak berat, karena melawan penjajah, tetapi perjuanganmu akan lebih berat, karena melawan bangsamu sendiri, untuk itu kita perlu bergandengan tangan “, demikian dikatakan Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo kepada insan Pers di dalam lokasi Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang pada Selasa 27 September 2016 kemarin.
Jendral TNI Gatot Nurmantyo, memimpin pelaksanaan ziarah nasional tersebut yang diikuti oleh seluruh Ka Staf Angkatan, seluruh Asisten Panglima TNI, beberapa Panglima Komando Utama Angkatan, dan para Pangdam se Indonesia, pejabat teras Kodam V/Brawijaya, juga hadir Danrem 082/CPYJ Kolonel Kav. Gathut Setyo Utomo S.Ip selaku pejabat militer penanggung jawab pengamanan serta penyiapan sarana dan prasarana terkait Ziarah Nasional tersebut, yang didampingi para Dandim jajarannya.dsc_0389
Pada kesempatan selesai acara ziarah, Panglima TNI menjelaskan kepada para wartawan atas pertanyaan tentang pendirian Pangkalan Militer di Natuna, bahwa TNI harus profesional, tidak berpihak kemanapun, tetapi berpihak pada keamanan, maka Panglima TNI menginstruksikan untuk mewujudkan keamanan nasional tersebut, “ Jadi TNI harus netral, jika ada anggota TNI yang tidak netral, maka saya minta bantuan kepada masyarakat untuk melaporkannya kepada TNI secara jelas “, tegasnya.
Ditambahkan olehnya, bahwa sesuai petunjuk Presiden RI tentang pendirian pangkalan TNI, tidak hanya di Natuna saja, tetapi di seluruh pulau terluar yang bernilai strategis, seperti Natuna, Morotai, Biak dan Meraoke.dsc_0312Khusus tentang seputar Laut China Selatan, Panglima menghimbau kepada semua pihak untuk bertekad mewujudkan Laut China Selatan yang damai dan stabil, kemudian menghimbau untuk tidak melakukan kegiatan – kegiatan yang dapat merusak instabilitas di laut China Selatan.
Selesai menjawab berbagai pertanyaan wartawan, acara dilanjutkan dengan Ishoma di dalam Ponpes tersebut, selanjutnya beserta rombongan yang menyertainya, melakukan pergeseran ke arah Karang Pilang, Surabaya.( Penrem 082/CPYJ/red)

Baca Juga