PB|PURBALINGGA – Hujan deras yang sering turun belakangan ini dilokasi TMMD dikhawatirkan akan menggerus jalan makadam yang sudah dibangun dalam TMMD Reg 101 Purbalingga ini. Oleh sebab itu pendamalan parit perlu dilakukan agar aliran air dapat lebih lancar melalui parit tersebut dan tidak melewati jalan yang sudah dimakadam.

Sebelum hujan datang lagi, anggota Satgas TMMD manfaatkan waktu selama cuaca masih mendukung untuk menggali dan mendalamkan parit bersama warga Karangjambu dengan menggunakan sistem jajar legowo. Jajar legowo identik dengan sistem tanam padi, namun di TMMD Reguler ke-101 Kodim Purbalingga jajar legowo diartikan mencangkul berbanjar beramai-ramai, untuk menggali parit. 

Parit ini adalah saluran yang dibuat dipinggiran sepanjang jalan makadam dengan tuuan untuk menyalurkan air hujan untuk dibawa ke suatu tempat agar tidak merusak jalan makadam yang sudah dibangun. Parit semula memiliki kedalam hanya sekitar 30 cm, namun karena kondisi di lokasi TMMD yang curah hujannya cukup besar dikhawatirkan dengan kedalaman tersebut parit tidak mampu menampung derasnya air hujan.

Atas inisiatif Kepala Desa Warsito, S.Ag yang sudah berkoordinasi dengan Dan SKK TMMD Reg 101 Kapten Cba Agus Sukendar serta atas dukungan warga Karangjambu, maka satgas TMMD dikerahkan bersama dengan warga setempat untuk memperdalam parit menjadi lebih dalam lagi. Tujuan utamanya agar parit mampu menampung derasnya air hujan dan yang diharapkan adalah jalan makadam yang sudah dibangun menjadi lebih awet.(Pendim 0702|red)

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia