oleh

PENGARAHAN BRIGJEN TNI AGUS HERU PRASETYO DI KODIM 0807/TULUNGAGUNG

PENGARAHAN BRIGJEN TNI AGUS HERU PRASETYO DI KODIM  0807TULUNGAGUNG (3) PB | Tulungagung – Untuk meningkatkan Daya Serap Gabah Petani Tim SERGAP MABESAD Brigjen  TNI Agus Heru Prasetyo dan Kol Kav Erdi Joni Lumintang memberi pengarahan yang diikuti Dandim 0807/Tulungagung Letkol Arm Brantas Suharyo G serta seluruh Danramil dan Pastaf Kodim 0807/Tulungagung bertempat di ruang rapat Kodim 0807/Tulungagung. Sabtu(3/9/16)
Dalam pengarahannya Brigjen  TNI Agus Heru Prasetyo menyampaikan Para Danramil dan Babinsa tidak boleh menyerah dengan kondisi saat ini yang mana harga beras di tengkulak lebih tinggi dari harga Bulog dan harus bisa komunikasi dengan para petani supaya menjual sebagian hasil panennya ke Bulog paling tidak sebesar 10% sampai dengan 20 %.PENGARAHAN BRIGJEN TNI AGUS HERU PRASETYO DI KODIM  0807TULUNGAGUNG (4)
Para Danramil dan Babinsa juga tidak boleh ragu dalam memberi masukan-masukan kepada para petani supaya tidak menjual semua hasil panennya kepada tengkulak karena kalau sampai pemerintah mengimpor beras dari Thailand maka para petani akan susah karena di Thailand harga beras Rp. 3000/Kg, tambah Brigjen  TNI Agus Heru Prasetyo.PENGARAHAN BRIGJEN TNI AGUS HERU PRASETYO DI KODIM  0807TULUNGAGUNG (1)
Kolonel Kav Erdi Joni Lumintang juga mengatakan TNI AD sudah melakukan MoU dengan kementerian RI tapi selama ini hasilnya masih belum maksimal. Maka dari itu Danramil harus melakukan pendekatan dengan para petani dan Para Babinsa harus bisa merangkul petani supaya menjual 10 % sampai dengan 30 % dari hasil panen untuk dijual ke Bulog sesuai harga HPP.
Kolonel Kav Erdi Joni Lumintang menambahkan bahwa di wilayah Tulungagung saat ini baru mencapai 16 ribu ton yang seharusnya targetnya  28 ribu ton dihadapkan potensi panen yang ada mencapai 36 ribu ton.(penrem081/red)

Baca Juga