Surabaya – Segenap prajurit dan PNS beragama Hindu, serta umat Hindu yang bermukim di sekitar wilayah Surabaya utara, hari ini Rabu (26/12) melaksanakan persembahyangan dalam rangka hari Raya Galungan di Pura Jala Wira Dharma, Koarmada II.

Hadir dalam persembahyangan bersama tersebut, Aslog Pangkoarmada II Kolonel Laut (T) I Wayan Maradana, S.T., Kadisharkap Koarmada II Kolonel Laut (T) I Gede Sekaya Utama, S.E., M.M., dan segenap perwira, bintara, tamtama, serta PNS Hindu Koarmada II. Mereka semua terlihat khusyuk dan khidmat memanjatkan doa, yang dipimpin oleh Pemangku I Nengah Labi.

Diperingati setiap 210 hari sekali, hari raya Galungan juga satu rangkaian dengan hari raya Kuningan yang jatuh pada 10 hari setelahnya ,yakni 5 Januari 2019.

Bagi umat hindu, hari raya Galungan memiliki makna sebagai hari kemenangan dharma (kebaikan) melawan adharma (kejahatan).

Hari raya ini identik dengan pemasangan penjor (bambu melengkung dihias dengan janur atau daun ental) yang dipasang di depan rumah warga. Tepatnya di sebelah kanan pintu gerbang. Penjor bermakna sebagai wujud syukur atas kemakmuran yang dilimpahkan oleh sang pencipta. Sehingga dalam penjor galungan ini juga dipasang berupa hasil bumi.(dispenarmada II|red)

Bagikan