Surabaya – Meski di Indonesia khususnya di lingkungan TNI belum ditemukan yang terjangkit gejala virus Corona, peringatan terhadap penyebaran virus yang saat ini tengah mewabah, harus tetap menjadi perhatian khususnya bagi prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) V dengan mengetahui dan paham tentang gejala virus, bagaimana pencegahan, penyebaran dan penanganan terhadap gejala virus Corona.

Hal tersebut diungkapkan Lettu Laut (K) dr. Pisok Michael Awuy dari Yonkes 2 Marinir saat memberikan penyuluhan kewaspadaan dan pencegahan penyakit Pneomonia virus Corona pada Seluruh anggota Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) V Jln. Stasiun Benteng No 1 Ujung Surabaya, Rabu (5/2).
Seseorang dapat terinfeksi gejala virus corona melalui berbagai cara, yaitu tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita virus corona. Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu, setelah menyentuh benda yang terkena air liur penderita.

Kontak jarak dekat dengan penderita, seperti bersentuhan atau berjabat tangan. Gejala Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi lebih berisiko menyerang orang tua, serta orang yang sedang sakit atau memiliki kekebalan tubuh lemah.
Untuk itu terang dr. Pisok, “Segera periksa ke dokter bila anda mengalami atau menemukan gejala virus Corona pada orang lain seperti yang disebutkan di atas, terutama jika gejala muncul 2 minggu setelah kembali dari Cina atau negara lain yang positif terinfeksi. Orang yang dicurigai terinfeksi virus Corona harus segera dirujuk ke IGD rumah sakit terdekat agar mendapat penanganan yang tepat.” tandasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wadanyonmarhanlan V Mayor Marinir Martin Manurung, S.A.P. dan para Perwira Staf Yonmarhanlan V.

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia