PB|Keerom – Guna menekan peredaran Miras di wilayah Papua, Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad Pos Skamto menggelar Sweeping dadakan yang dilaksanakan di depan Pos Skamto Jalan lintas Koya-Arso, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom. Rabu (25/4).

Sweeping yang dipimpin langsung olek Komandan Pos Skamto, Lettu Inf Dalimunte ini berhasil menyita dan mengamankan 46 botol Miras dari 2 orang tersangka yang berinisial HN (20 tahun) dan EK (27 tahun).   Saat terjaring Sweeping, HN dan EK hendak melintas dari arah Aberpura menuju Arso menggunakan kendaraan sepeda motor jenis Mio Soul warna hitam dengan Nopol DS 1818 BS. Ketika diperiksa, didapati 46 botol Miras berbagai jenis berada di motor tersebut, diantaranya Vodka 24 botol, Anggur Merah 14 botol, Robinson 7 botol, dan Whisky 1 botol. Saat diperiksa, HN dan EK juga tidak membawa kartu identitas diri.

Setelah mengamankan 46 botol Miras tersebut, dilakukan introgasi kepada HN dan EK. HN yang berdomisili di Perumahan Kebun 2, dan EK berdomisili di Senggih. Dari penuturan keduanya, Miras tersebut dibeli dari Abepura, sebagian untuk dikonsumsi sendiri dan sebagian lagi rencananya akan dijual kembali.

Setelah dimintai keterangan terkait kepemilikan Miras tersebut, HN dan EK dipersilahkan melanjutkan perjalanannya. Sementara itu, untuk barang bukti 46 botol Miras tersebut diamankan dan dikumpulkan di Pos Skamto. Karena sesuai dengan perintah dari pihak Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 172/PWY, setiap barang sitaan hasil Sweeping diamankan dan dikumpulkan untuk dimusnahkan.

Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam pasal 300 ayat 1 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP). Dijelaskan bahwa, barang siapa dengan sengaja menjual atau menyuruh minum minuman yang memabukan kepada seseorang yang telah kelihatan mabuk, akan dihukum dengan hukuman penjara selama lamanya 1 (satu) tahun. Jadi jelas apa yang dituturkan oleh HN dan EK bahwasanya Miras tersebut akan mereka jual kembali merupakan tindakan yang melanggar Hukum.

Komandan Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad, Letkol Inf Eko Antoni Candra L. memerintahkan kepada seluruh jajaranya untuk terus melakukan sweeping seperti yang dilakukan oleh Pos Skamto guna untuk menekan tingginya angka peredaran Miras di daerah Papua.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat Papua agar tidak mengkonsumsi Miras apapun jenisnya. Karena setelah meminum Miras, pasti akan mabuk dan dikhawatirkan akan berbuat onar karena dibawah pengaruh Miras tersebut.

“Apalagi jika Miras tersebut dioplos atau dicampur dengan jenis yang lainnya, maka akan sangat berbahaya bagi si peminumnya, yang dapat menimbulkan keracunan”, pungkas Letkol Eko Antoni.(Pendiv 2|red)

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia