PB|PURBALINGGA – Istilah rokok tingkokwe (linting mbako dewe-melinting tembakau sendiri – Red) cukup populer di masyarakat pedesaan. Dengan selembar atau dua lembar kertas sigaret yang dipakai untuk membungkus tembakau maupun cengkeh. Satgas TMMD Reguler ke-101 Kodim 0702 Purbalingga, Koptu Supadi Satgas dari Yonif 405/Surya Kusuma, yang tengah bercengkerama dengan Kristono (41) warga Desa/Kecamatan Karangjambu jalin keakraban dengan cara tersebut.

Meski tidak se enak rokok produk pabrikan, namun hal itu tetap dilakukan para Satgas TMMD dalam rangka untuk melakukan komunikasi sosial dan kedekatan dengan warga sasaran TMMD, sehingga dalam merehab RTLH Muharso besok, koordinasi antar mereka lebih lancar dan tanpa sungkan, ini semua demi kejar waktu TMMD yang menyisakan 9 hari terakhir dan akan ditutup 3 Mei 2018.

”Untuk mendekatkan diri dengan warga melalui berbagai sarana, salah satunya dengan berbagi tembakau atau adu bako. Dengan cara ini Satgas TMMD lebih bisa medekat ke warga, untuk melakukan komunikasi banyak hal termasuk dalam perehaban rumah Pak Muharso” ungkap Koptu Supadi.

Tentu saja sambilan dari rokok adalah ngopi, “Nrokok bareng ngopipun bareng” imbuh Supadi.(Pendim 0702|red)

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia