PB|Pekalongan – Cukup berat kondisi alam yang akan dijadikan sasaran TMMD Reguler ke-98 Kodim Pekalongan. Adalah, Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan. Jika dihitung dari KM, untuk mencapai desa itu, dari Makodim Pekalongan cukup lumayan, yakni mencapai sekitar 20 Km lebih.

Kondisi jarak itu, menuntut jajaran Kodim Pekalongan harus benar-benar memanfaatkan potensi wilayah untuk melakukan koordinasi. Apalagi, persoalan signal telpon yang minim, harus sejak dini diantisipasi bagi siapa saja yang terlibat di gawe besar, beskala nasional itu.

Sebenarnya bukan persoalan jarak saja, melainkan medan untuk mencapai desa yang merupakan salah satu desa penghasil buah durian terbesar di Pekalongan juga terggolong ekstrim. Yakni jalan menuju desa itu harus melalui jalan berkelok dan menanjak. Sehingga perlu ekstra hati-hati.

Belum lagi, cuaca di desa yang masuk kategori puncak itu belakangan ini juga sangat tidak bersahabat. Sewaktu-waktu cerah – dan hanya dalam waktu hitungan menit bisa saja turun hujan lebat secara tiba-tiba. Ini tantangan tersendiri bagi Satgas TMMD Kodim Pekalongan yang akan berada di desa Rogoselo sekitar satu bulan lebih untuk melaksanakan TMMD Reguler ke-98.

”Tantangan besar memang bagi jajaran Kodim Pekalongan untuk ber -TMMD di Rogoselo. Hanya sudah menjadi tekad TNI untuk berkarya bhakti di desa itu, dengan sejumlah agenda fisik maupun nonfisik,” tandas Pasiter Kodim 0710/Pekalongan, Letkol Inf. Sunarto.

Satu hal yang membuat optimis suksesnya TMMD Kodim Pekalongan di Desa Rogoselo, adaah semangat warga setempat yang cukup tinggi, didorong keinginan warga adanya pembangunan fisik maupun non fisik.(pendim 0710|red)

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia