PB|PURBALINGGA – Cukup berat pekerjaan yang dihadapi para Satgas TMMD Reguler ke-101 Kodim Purbalingga dan warga dalam merehab rumah Marsudi (83) warga Desa Karangjambu Rt. 10 Rw. 04, yang sudah jadi kerangka atap rumahnya saat ini.

Terutama dalam langsir bahan bangunan berbahan seng yang akan digunakan sebagai wuwungan serta “ter” atau aspal cair untuk mengawetkan wuwungan tersebut melalui coating atau pengecatan.

Praka Agung Pribadi, Satgas TMMD asal Yonif 405 Chandra Kusuma dan Romidi, Ketua Rt. 10 Rw. 04 Desa Karangjambu, memilih melangsir bahan banguan tersebut dengan berjalan kaki. “Lebih enak memanggulnya saat langsir, daripada naik motor dengan jalan berbatu menanjak dan licin” ungkap Agung Pribadi.

Menuju ke RTLH Marsudi harus melewati jalan berbatu maupun gang sempit sehingga perlu langsir secara manual dengan mengandalkan otot lengan dan bahu.

”Hanya saja itulah seninya bekerja di TMMD, tidak semua pekerjaan bisa diselesaikan dengan mudah. Yang penting tetap semangat meski saat merehab terendala langsir material,” imbuh Agung Pribadi.

Setelah sampai di lokasi RTLH Marsudi, bahan-bahan yang dibawa mereka diserah terimakan kepada Kopda Pramono Cs untuk digelar dan kemudian dicat menggunakan ter tersebut.

”Demi menjaga kualitas bangunan dan mempercepat pekerjaan, sengaja kerpus dari bahan seng digunakan, tinggal tempel dan paku sana-sini selesai. Sebab jika menggunakan kerpus dari bahan tanah liat prosesnya agak memakan waktu dan ribet karena harus menyemen sambungan antar kerpus. Kami tidak ingin kecolongan dengan kualitas bangunan yang jelek, karena akan membawa nama baik TMMD” jelas Kopda Pramono.(Pendim 0702|red)

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia