PB|Salatiga – Sebanyak 140 personel Yonif Mekanis 411 Kostrad melaksanakan tes kesegaran jasmani di Stadion Kridango, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Kamis (18/1). Kegiatan ini merupakan program latihan pereodik yang dilaksanakan 2 (dua) kali dalam setahun dan wajib diikuti oleh seluruh Prajurit baik Perwira, Bintara dan Tamtama. Kesegaran jasmani dapat dijadikan ajang bagi prajurit untuk mengukur kemampuan fisiknya, membentuk sikap postur prajurit yang handal dan profesional, sebagai acuan guna menunjang tugas kedepan yang tentunya tidaklah ringan.Pelaksanaan kesegaran jasmani diawali dengan pengecekan tensi oleh tim kesehatan Yonif Mekanis 411 Kostrad. Bagi prajurit yang mengalami masalah kesehatan atau tensi tinggi, tidak diijinkan untuk melaksanakan kesegaran jasmani hari ini, akan tetapi pelaksanaanya akan dilakukan esok harinya.

Setelah seluruhnya melaksanakan pengecekan tensi, dilanjutkan dengan pemanasan yang dipimpin Bintara Jasmani. Pemanasan tersebut bertujuan untuk meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti kram dan sebagainya.
Selanjutnya peserta Garjas melaksanakan senam peregangan dan pemanasan, yang dilanjutkan dengan pembagian nomor dada kepada seluruh peserta guna memudahkan penilaian dalam pelaksanaannya. Sedangkan keesokan harinya akan melaksanakan tes renang militer dasar di kolam renang Intan Pari.

Danyonif Mekanis 411 Kostrad, Mayor Inf Widi Rahman, S.H. mengatakan, Semapta Periodik bertujuan untuk membina dan meningkatkan kemampuan seluruh prajurit guna menunjang pelaksanaan tugas pokok TNI AD.

“Seluruh personel wajib mendapatkan nilai yang memenuhi standar sebagai nilai lulus uji samapta. Sedangkan bagi personel yang belum mencapai nilai kategori lulus, nantinya akan diadakan pembinaan secara khusus sampai mencapai nilai yang diharapkan”, ungkapnya.

“Hal itu dilakukan supaya personel tersebut termotivasi untuk berusaha lebih giat dan serius lagi dalam berlatih guna mencapai nilai sesuai standar”.tegas Widi.

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia