PB|Madiun – Dalam menyongsong penugasan yang tidak lama lagi akan dihadapi, Yonif Para Raider 501/BY terus membekali dan mengisi kemampuan prajuritnya untuk siap menghadapi segala macam bentuk tugas dan tantangan yang akan dihadapi di perbatasan Papua nantinya.

Berbagai macam dinamika kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan menjadi salah satu tanggung jawab Satgas pengamanan perbatasan disamping menjaga kedaulatan wilayah NKRI.  Salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat di daerah penugasan yaitu dengan menjadi tenaga pendidik di setiap sekolah yang ada di wilayah terpencil.

Danyonif Para Raider 501/BY, Mayor Inf Eko Antoni Candra Listianto lantas memerintahkan anggotanya mempersiapkan diri sebagai tenaga pengajar di tempat tugas nantinya. Kegiatan penyiapan dan pembekalan kemampuan mengajar secara praktis ini dilakukan dengan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun.

Kegiatan ini diselenggarakan selama 1 minggu mulai tanggal 13 November 2017 di dua sekolah yaitu SMPN 7 Madiun dan SMPN 10 Madiun. Sebanyak 24 orang prajurit Yonif Para Raider 501/BY yang menjadi calon tenaga pengajar di Papua nantinya dibagi merata pada sekolah-sekolah tersebut. “Diharapkan dengan adanya kegiatan seperti ini dapat membantu mengatasi keterbatasan sumber daya dalam hal pendidikan di Papua,”(Penkostrad|red)

Bagikan
Informasi  Mobil Baru Indonesia Dealer Mobil Baru Indonesia